Video Tribun Lampung
VIDEO Komunitas Jalan Inovasi Sosial (Janis)
Bagi mereka yang peduli dengan isu sosial, pasti tidak asing dengan Jalan Inovasi Sosial (Janis), komunitas sosial ternama di Lampung.
Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: wakos reza gautama
Akhirnya, Janis bekerjasama dengan ITERA membangun solar panel di salah satu musola.
"Dayanya kecil, cuma bisa ngidupin lampu sama azan doang, tapi itu jadi azan pertama di Pulau Sebesi," ujarnya.
Tak hanya solar panel, Janis juga berkolaborasi dengan beberapa dosen untuk membuat kakus di musala tersebut.
"Tipikal tanah di sana tuh vulkanis, jadi kalau digali kayak ambles gitu, jadi kita buat tempat MCK yang menyesuaikan kondisi itu dan nggak mencemari lingkungan," jelasnya.
Pembangunan kakus dua pintu tersebut didanai oleh konser amal bertajuk Mahajana.
"Konsernya bentuknya patungan, jadi sama-sama ngasih sesuatu (penampilan) di sana dan menumbuhkan kesadaran sosial," kata Refi.
Sayangnya, kesadaran masyarakat soal sanitasi di Pulau Sebesi masih tergolong rendah.
Masih banyak warga yang memilih buang air di bibir pantai, kebun dan tempat terbuka lainnya.
Refi mengatakan bahkan kondisi kakus yang dibangun beberapa tahun silam tersebut berada dalam kondisi rusak akibat pemakaian yang kurang baik.
"Mampet dan pipanya pecah, salah desain juga sih waktu itu, pipanya di luar jadi bisa keinjek," ungkapnya.
Membangun sebuah masyarakat ke arah yang lebih baik ia akui memang tidak bisa sesederhana itu.
Selain pembangunan dalam bentuk fisik, dibutuhkan pula penempaan mindset masyarakat dan pemeliharaan program secara berkelanjutan (sustainable).
Karena itu, di proyek selanjutnya yakni Pagar Jaya, Pesawaran, Lampung, akan dilaksanakan program berkelanjutan tersebut.
"Sekarang kita udah lebih ngerti, kalo ternyata untuk jalanin community development butuh waktu lama, lima bahkan sepuluh tahun, jadi sekarang kita bina terus," jelasnya.
Pagar Jaya pada mulanya dikenalkan oleh kumpulan dosen yang tergabung dalam wadah Edelweiss.