Video Tribun Lampung

VIDEO Komunitas Jalan Inovasi Sosial (Janis)

Bagi mereka yang peduli dengan isu sosial, pasti tidak asing dengan Jalan Inovasi Sosial (Janis), komunitas sosial ternama di Lampung.

Tayang:
Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: wakos reza gautama

Mereka mengatakan tempat tersebut memiliki potensi wisata yang indah, melebihi keindahan Pahawang.

"Kita adain survei ke sana dan ternyata bener bagus banget, jadi kita lakuin pemetaan potensi wisata di sana," kata dia.

Beberapa waktu lalu pada 13-15 Desember 2019 Janis mengadakan Festival Pagar Jaya Waway dengan harapan dapat dikenal oleh banyak orang dan bermanfaat bagi masyarakat setempat.

"Rangkaian acaranya ada Cakap Waway (Cawa) satu, dua dan tiga, trus ada Visit Pagar Jaya satu sampe tiga juga, jadi banyak projectnya," paparnya.

Refi menjelaskan, di awal tahun 2020 ini akan digiatkan campaign sumur bor di RT Kucing Riang Pagar Jaya.

Di sana, debit airnya sulit padahal menjadi pusat kegiatan masyarakat karena ada sekolah dasar dan lapangan.

Untuk menentukan lokasi sumur yang tepat, Janis bekerjasama dengan dosen geofisika Universitas Lampung.

"Kita selama ini nggak lepas dari para dosen, akademisi yang punya pengetahuan di bidangnya," katanya.

Selain sumur bor, akan dibangun pula kamar bilas dan restorasi musala.

Dobrakan-dobrakan Janis tersebut dilakukan untuk memberikan stimulus kepada pemerintah beserta Non Govermental Organization (NGO) yang notabene memiliki pendanaan lebih banyak untuk lebih peduli terhadap kebutuhan masyarakat.

Janisian

Janisian atau anggota Janis saat ini mencapai sekitar 100 orang.

Karena berbasis relawan atau volunteer, jumlah tersebut sifatnya fluktuatif dan tidak selalu aktif di setiap project.

"Kita open recruitment tiap empat bulan sekali, biar proyeknya jalan dan disesuaikan sama kebutuhan di desa," ujar Refi.

Bagi yang ingin menjadi bagian dari Janis, mereka diwajibkan mengisi form online dan seleksi terlebih dahulu.

Tidak ada persyaratan pendidikan atau hal khusus, yang penting yang bersangkutan bersungguh-sungguh dan berusia kurang dari 23 tahun.

"Soalnya diumur segitu masih banyak waktunya dan bisa fokus buat volunteer-an," tutupnya.

(Tribunlampungwiki.com/Kiki Novilia)

Videografer Tribunlampung.co.id/Wahyu Iskandar

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved