VIDEO Penyebab Bopeng Jerawat, Jenis dan Cara Mengatasi Bopeng Jerawat

Bopeng jerawat merupakan salah satu permasalahan kulit wajah yang banyak dikeluhkan wanita.

Ketiga adalah subsisi yang sangat efektif untuk jenis rolling scar karena pada tipe scar ini didapatkan adanya jaringan ikat dan bekuan darah yang menahan permukaan kulit.

Hal ini akan menyebabkan permukaan kulit menjadi tidak rata.

Fungsi subsisi adalah melakukan pemotongan pada jaringan yang menahan permukaan kulit tersebut, sehingga permukaan kulit akan naik.

Setelah dilakukan subsisi, harus dilanjutkan dengan treatment lain seperti dermabrasi atau laser.

Keempat adalah laser.

Secara garis besar, laser dibagi menjadi dua macam yaitu ablative dan non ablative.

Untuk kasus acne scar, laser ablative seperti carbon dioxide laser dan Er YAG jauh lebih efektif dibandingkan dengan non ablative.

Cara kerjanya mirip dengan dermabrasi yaitu merusak kulit sampai pada lapisan tertentu untuk merangsang pembentukan kolagen.

Kerugian laser jenis ablative ini adalah penyembuhan luka lebih lama dan resikonya lebih besar dibanding tipe non ablative.

Kelima adalah dermal roller yang merupakan suatu metode meso therapy menggunakan micro needle.

Tujuannya untuk membuat saluran berukuran micro, sehingga bahan-bahan yang diberikan dapat masuk dengan baik pada kulit. Pada kasus acne scar, dermal roller berfungsi merangsang stimulasi kolagen dan memasukan bahan bahan yang dapat merangsang penyembuhan kulit seperti Cantella asiatica atau Growth Factor.

Keenam adalah dermal filler. Tujuan filler di sini adalah mengisi daerah yang kosong pada bopeng bekas jerawat. Seperti filler pada daerah lain, hasil yang didapat dari treatment ini hanya bersifat sementara.

Pemilihan jenis treatment untuk acne scar disesuaikan dengan kondisi kulit dan jenis scar pada wajah. Dokter akan memberikan anjuran untuk treatment yang paling efektif, sekaligus paling aman.

Biasanya digunakan kombinasi treatment seperti chemical peeling dengan laser atau subsisi dengan dermal roller, bukan single treatment.

Penggunaan krim-krim wajah seperti tabir surya dan bahan-bahan yang dapat merangsang stimulasi kolagen seperti retinoid acid, vitamin C, cantella asiatica, dan lain-lain akan sangat membantu hasil treatment.

Namun yang menjadi catatan penting bopeng yang paling susah diterapi adalah ice pick.

Penanganannya di subsisi dengan jarum khusus.

Jarumnya mesti subsisi, dengan cara dimasukkan jarum panjang lalu dimaju-mundurkan jarumnya.

Jarum ini dimasukkan untuk melepaskan ikatan yang menyebabkan terjadinya ice pick.

Jadi intinya ice pick itu seperti ditarik kulitnya dan ada ikatannya. Nah, ikatan itu harus dilepas agar ice pick bisa naik.

Agar tidak mengalami bopeng jerawat ada berbagai langkah pencegahan yang bisa dilakukan. Salah satunya dengan rajin cuci muka

dr Amelica mengatakan, cuci muka dua kali sehari pada pagi dan malam hari membantu mencegah timbulnya jerawat yang bisa menyebabkan skar akne baik atrofik maupun hipertrofik.

Gunakan sabun muka yang mengandung benzoil peroksida dan sulfur yang mampu membersihkan bakteri penyebab jerawat di wajah.

Jangan memencet jerawat. Kebiasaan yang sangat sulit dihilangkan sebagian orang adalah memencet jerawat. Jika tidak ingin memiliki bopeng bekas jerawat di kulit wajah, jangan sekali-kali memencetnya saat sedang meradang apalagi dengan tangan yang kotor. Sebaiknya, oleskan krim yang mengandung benzoil peroksida atau sulfur.

Pakai tabir surya untuk menghindari paparan sinar UV berlebih dari matahari, menjadi salah satu cara yang bisa diterapkan untuk mencegah bopeng yang telah ada menjadi semakin kurang dan enak dilihat.

Perlu diketahui, sinar UV dapat menyebabkan bopeng bekas jerawat menjadi lebih gelap dan memperparah luka cekungan pada bopeng.

Demikian ulasan Penyebab Bopeng Jerawat, Jenis dan Cara Mengatasi Bopeng Jerawat yang Sebabkan Wajah Tidak Mulus. (Tribunlampung.co.id/Jelita Dini Kinanti)

Videografer Tribunlampung.co.id/Wahyu Iskandar

Penulis: Wahyu Iskandar
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved