3 Bulan Ditahan Rumah Sakit, Bayi Delfa Pulang setelah Ada Donatur yang Bayar Biaya RS
Seorang bayi laki-laki bernama Delfa belum diperkenankan dibawa pulang oleh Orangtuanya, pasangan Febrianto dan Yularmi.
Namun jika digendong bayi Delfa langsung diam. Kondisi Delfa juga sehat dan tidak terlihat sakit sejak berada di rumah.
“Sejak di rumah terutama semalam Delfa sering nangis, apalagi jika dilepas dari gendongan, Delfa juga senang bermain dengan ayahnya ketika mau tidur,” kata Nek Eha.
Orangtua Delfa, Febrianto, sendiri tinggal di rumah sederhana di Jalan Matahari Rt 01 Rw 05 Kelurahan Muara Dua Prabumulih Timur Kota Prabumulih bersama ibu dan saudaranya.
Sementara istrinya Yularmi tinggal terpisah di rumah Orangtuanya di Dusun Tanjung Raman Prabumulih.
Ibu bayi Delfa tinggal terpisah
Sejak Delfa pulang ke rumah mulai kemarin jelas Nek Eha, beberapa orang sudah datang memberi bantuan untuk Delfa, seperti susu bayi, bak tempat mandi bayi, pampers dan sejumlah benda lainnya.
Hanya yang di sedihkan nek Eha, ibu dari Delfa, Yularmi, sejak kemarin atau sejak Delfa keluar rumah sakit belum datang untuk melihat.
Nek Eha berharap mantunya yularmi hari ini bisa datang untuk melihat Delfa.
“Sejak kemarin hingga malam banyak orang yang datang, ada juga yang memberi bantuan susu, bak mandi dan pampers untuk bayi,” kata Nek Eha Sementara Febrianto sendiri terlihat terus menggendong Delfa.
Ia juga tak canggung memberi susu kepada Delfa yang menangis menggunakam botol susu.
Dikatakan Febrianto ia sangat senang karena akhirnya Delfa bisa pulang berkumpul bersama keluarganya.
Kondisi Delfa juga sehat dan tidak ada masalah apa-apa.
Delfa juga sudah ia daftarkan sebagai anggota BPJS.
Febrianto juga sudah menghubungi istrinya atau ibu Delfa untuk datang ke rumahnya agar bisa bertemu Delfa.
“Delfa sudah saya daftarkan ke BPJS, alhamdulillah Delfa sehat sejak di rumah dan sudah saya daftarkan sebagai anggota BPJS, saya juga sudah menghubungi ibunda Delfa yang pulang ke rumah Orangtuanya untuk segera datang supaya segera bisa bertemu Delfa,” kata Febrianto.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com