3 Bulan Ditahan Rumah Sakit, Bayi Delfa Pulang setelah Ada Donatur yang Bayar Biaya RS

Seorang bayi laki-laki bernama Delfa belum diperkenankan dibawa pulang oleh Orangtuanya, pasangan Febrianto dan Yularmi.

3 Bulan Ditahan Rumah Sakit, Bayi Delfa Pulang setelah Ada Donatur yang Bayar Biaya RS
KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG
Febrianto menggendong bayinya Delfa Barqi Abbasyi setelah diserahkan oleh pihak rumah sakit (RS) Fadhilah kepada dirinya, Selasa (14/1/2020) sekira pukul 16.30 WIB setelah tagihannya yang berjumlah Rp 30 juta dilunasi donatur. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kasus bayi ditahan rumah sakit kembali terjadi di Prabumulih Timur, Sumatera Selatan.

Seorang bayi laki-laki bernama Delfa belum diperkenankan dibawa pulang oleh Orangtuanya, pasangan Febrianto dan Yularmi.

Hal itu lantaran Orangtua bayi Delfa belum melunasi biaya Persalinan dan Perawatan yang besarnya mencapai Rp 30 juta.

Alhasil, selama 3 bulan lebih bayi yang bernama lengkap Bayi Delfa Barqi Abbasyie tersebut harus tinggal di Rumah Sakit (RS) Fadhilah Prabumulih, Sumatera Selatan.

Dilansir Kompas.com, bayi Delfa harus dirawat karena mengalami kekurangan berat tubuh saat dilahirkan.

Bayi Ditahan Rumah Sakit Berbulan-bulan, Jika Tak Sanggup Bayar Biaya Berobat, Anak Akan Diadopsi

Tak Punya Uang Bayar Biaya Persalinan, Perempuan Asal Kotabumi Ditahan Rumah Sakit Abdul Moeloek

Kisah Artis Menolak Tua dan Sosialita dengan Suntik Sel Punca, Rela Kocek Miliaran Demi Awet Muda

5 Bulan Menikah, Istri Minta Cerai padahal Sudah Habiskan Uang Suami hingga Rp 12 Miliar

Menurut pihak rumah sakit, besaran biaya Perawatan mencapai Rp 30 juta.

Menurut Febrianto, sejumlah pihak sudah berupaya membantunya memberikan donasi, hingga saat ini sisa tagihan yang harus dibayarnya Rp 17 juta.

“Saya sudah menemui keluarga, saya sudah minta bantuan pada pemerintah dan sudah dibantu, namun belum mencukupi,” katanya saat ditemui di rumahnya, di Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Senin (13/1/2020).

Yang dikhawatirkan Febri adalah batas waktu pelunasan dari rumah sakit yang tinggal beberapa hari lagi atau 17 Januari 2020 ini sesuai perjanjian.

Jika ia tetap tidak mampu melunasi, maka hak atas bayi tersebut berada di pihak rumah sakit Fadhilah, yakni untuk mencari orang yang bersedia mengadopsi.

Halaman
123
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved