Prabowo Bereaksi Dengar Kabar Dugaan Korupsi di PT Asabri

Selain itu, kata Dahnil, Prabowo tengah menunggu data dan laporan yang sedang disiapkan Kementerian BUMN.

Prabowo Bereaksi Dengar Kabar Dugaan Korupsi di PT Asabri
kompas.com
Menhan Prabowo 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto merespons kabar dugaan korupsi di PT Asabri (Persero).

Juri Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjunyak mengungkapkan, Prabowo menenangkan kondisi prajurit hingga pensiunan TNI menyusul mencuatnya isu dugaan korupsi di PT Asabri (Persero).

"Pak Prabowo berusaha menenangkan supaya prajurit, para pensiunan tetap tenang," ujar Dahnil saat dihubungi Kompas.com, Senin (13/1/2020).

Dahnil mengatakan, setelah menerima informasi dugaan korupsi, Prabowo mempelajari laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kondisi perusahaan asuransi berpelat merah tersebut.

"Pak Menhan memang sudah dapat informasi, ya terkait dengan itu. Kita sedang mempelajari laporan-laporan yang disampaikan dari pihak auditor dalam hal ini BPK," kata Dahnil.

90 Persen Saham Asabri Rontok, Kementerian BUMN Minta Bantu Menhan Prabowo untuk Cari Solusi

Respons Menhan Prabowo Saat Massa Berteriak, Megawati Ucapkan Terima Kasih

Usai Berobat ke Paranormal, Anak Malah Bacok Bapak Kandung hingga Tewas

Serupanya Skema PAW Harun Masiku dan Mulan Jameela, Oligarki Parpol yang Harus Dihentikan

Selain itu, kata Dahnil, Prabowo tengah menunggu data dan laporan yang sedang disiapkan Kementerian BUMN.

Sebab, Asabri merupakan perusahaan yang ada di bawah naungan Kementerian BUMN.

"Beliau akan meminta informasi yang cukup dan valid dari kementerian BUMN dan pihak Asabri sendiri," ucap dia.

Sebelumnya, isu dugaan korupsi di Asabri mencuat ke publik bermula dari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Tak tanggung-tanggung, Mahfud menyebut nilainya pun tidak kalah besar dengan kasus dugaan korupsi di perusahaan asurani milik negara lainnya, PT Jiwasraya (Persero), yakni mencapai Rp 10 triliun.

"Saya mendengar ada isu korupsi di Asabri yang mungkin itu tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya, di atas Rp 10 triliun," ujar Mahfud di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (10/1/2020) lalu.

Sebagai informasi, saham-saham milik PT Asabri mengalami penurunan sepanjang 2019.

Bahkan, penurunan harga saham di portofolio milik Asabri terjadi sekitar 90 persen.

Misalnya, harga saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) yang terkoreksi 95,79 persen di 2019 lalu ke level Rp 326. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Editor: wakos reza gautama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved