Plt Direktur RS Ryacudu Diancam

Pelaku Pengancaman Plt Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi Akan Dijerat Pasal Berlapis

Kasat Reskrim Polres Lampura, AKP M Hendrik pelaku pengancaman terhadap pelaksana direktur RSUD Ryacudu Kotabumi akan dijerat pasal berlapis.

Pelaku Pengancaman Plt Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi Akan Dijerat Pasal Berlapis
Tribunlampung.co.id/Anung
Pelaku Pengancaman Plt Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi Akan Dijerat Pasal Berlapis. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Edison pelaku pengancaman terhadap pelaksana direktur RSUD Ryacudu Kotabumi akan dijerat pasal berlapis.

“Pertama akan dijerat pasal 335 KUHPidana tentang pengancaman,” kata kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP M Hendrik Apriliyanto, Kamis 16 Januari 2020.

Hendrik menjelaskan isi dari pasal tersebut barang siapa yang melawan hukum dengan menggunakan ancaman kekerasan atau kekerasan, memaksa seseorang untuk melakukan atau tidak melakukan suatu hal.

Serta undang undang darurat tentang kepemilikan senjata tajam, karena dia membawa senjata tajam tanpa adanya surat yang sah.

“Ancaman hukuman sekitar 11 tahun,” jelasnya.

Kronologi

Kronologi Plt Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi Diduga Diancam Oknum PNS

BREAKING NEWS Diduga Ancam Plt Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi, Oknum PNS Digelandang Polisi

Rumah Janda Anak 4 di Pringsewu Tersapu Arus Deras Sungai Way Waya saat Hujan, Begini Kondisinya

Bocah 3 Tahun di Lampung 10 Jam Main Game Online, Sering Teriak-teriak hingga Marah-marah

Kasatreskrim Polres Lampung Utara Ajun Komisaris M Hendrik Apriliyanto menjelaskan kronologi kasus dugaan pengancaman Plt Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi oleh oknum PNS.

Kejadian tersebut berawal ketika pelaku akan mengajukan kenaikan pangkat untuk mendapatkan tanda tangan dari direktur.

Namun direktur menilai kinerja yang berangkutan kurang baik, dimana Edison ditengarai beberapa hari tidak masuk kerja.

“Lalu pak Plt tidak mau menandatangani berkas naik pangkat,” jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved