Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Bukan Suami Istri
Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat ini mengklaim Keratong Agung Sejagat memiliki 450 anggota dan telah mendapat pengakuan dari PBB
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PURWOREJO - Publik tanah air sedang dihebohkan dengan kemunculan Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat.
Sang raja dipanggil Sinuwun Toto Santosa Hadiningrat (42).
Sementara sang ratu adalah Fanni Aminadia (41) yang memiliki gelar Kanjeng Ratu Dyah Gitarja.
Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat ini mengklaim Keratong Agung Sejagat memiliki 450 anggota dan telah mendapat pengakuan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Mereka juga memiliki komplek bangunan keraton beserta sebuah prasasti yang terletak di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
• Raja Keraton Agung Sejagat Ingin Jadi Youtuber, Kanjeng Ratu Menangis di Kantor Polisi
• Raja Keraton Agung Sejagat dan Istri Ditangkap Polisi, Ini Alasannya
• Jokowi Isyaratkan Sandiaga Uno Jadi Presiden di 2024, Sandi: Hanya Guyon
• Pengakuan Sosok Ibu Kombes yang Viral Setelah Ditagih Utang Rp 70 Juta via Instagram
Keberadaan mereka ini ternyata membuat resah warga.
Hingga akhirnya Selasa (14/1/2020), Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat ditangkap polisi di sekitar Wates, Yogyakarta.
Toto dan Fanni bukanlah warga Purworejo.
Mereka berdua memiliki KTP Jakarta dan kos di Yogyakarta.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan bahwa Toto dan Fanni bukanlah suami istri seperti info yang selama ini beredar di masyarakat.
"Sementara Fanni Aminadia yang diakui sebagai permaisuri ternyata bukan istrinya, tetapi hanya teman wanitanya," kata Ryko, Rabu (15/1/2020).
Saat ini Toto dan Fanni telah ditetapkan sebagai tersangka karena menarik dana dari masyarakat dengan menggunakan tipu daya.
"Dengan simbol-simbol kerajaan, tawarkan harapan dengan ideologi, kehidupan akan berubah. Semua simbol itu palsu," katanya.
Selain itu, Rycko menyebut keberadaan Keraton Agung Sejagat telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat Desa Poggung Jurutengah, Bayang, Kabupaten Purworejo.
"Kepolisian telah bertindak cepat dan tegas untuk mencegah terjadinya korban yang lebih banyak," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/raja-dan-ratu-keraton-agung-sejagat-bukan-suami-istri.jpg)