Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Bukan Suami Istri
Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat ini mengklaim Keratong Agung Sejagat memiliki 450 anggota dan telah mendapat pengakuan dari PBB
Kontrakan Raja Keraton Agung Sejagat digeledah
Rabu (15/1/2020) pagi, polisi menggeledah rumah kontrakan Raja Keraton Agung Sejagat Toto Santoso di Dusun Berjo Kulon, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman.
Saat penggeledahan, polisi membawa Totok dan Bandi, seseorang yang disebut tangan kanan Toto Santoso.
Setelah penggeledahan oleh Polda Jateng selesai, pihak kepolisian setempat meminta agar karyawan Toto yang ada di rumah kontrakan melepas semua atribut dan lambang-lambang yang serupa dengan di Purworejo.
"Di situ ada empat atau lima karyawanya, kita berikan peringatan untuk mencopot semua atribut. Semua bendera dan juga lambang. Sementara ditutup dulu, tidak ada aktivitas," ujar dia.
Sementara Kabag Humas dan Protokol Pemkab Purworejo, Rita Purnama, menegaskan akan segera menghentikan segala bentuk kegiatan Keraton Agung Sejagat di Purworejo karena dianggap meresahkan warga sekitar.
"Pemkab Purworejo sudah melaksanakan rapat terbatas yang dihadiri jajaran Forkopimda dan segera akan mengambil langkah, mulai besok pagi untuk menghentikan kegiatan di KAS," katanya, Selasa (14/1/2020). (kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/raja-dan-ratu-keraton-agung-sejagat-bukan-suami-istri.jpg)