Tribun Way Kanan

Polres Way Kanan Ringkus Jaringan Pengedar Narkoba di Blambangan Umpu

Dalam penggerebekan sekitar pukul 20.30 WIB, polisi mendapati empat pria berada di dalam rumah.

Polres Way Kanan Ringkus Jaringan Pengedar Narkoba di Blambangan Umpu
Dok Polres Way Kanan
Satnarkoba Polres Way Kanan meringkus empat tersangka diduga pengedar narkoba berikut barang bukti di Kampung Sangkaran Bhakti, Kecamatan Blambangan Umpu, Jumat (17/1/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BLAMBANGAN UMPU - Satnarkoba Polres Way Kanan berhasil meringkus empat tersangka yang diduga jaringan peredaran narkotika di Kampung Sangkaran Bhakti, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan, Jumat (17/1/2020).

Dua dari keempat tersangka diduga pengedar tersebut berasal dari OKU Timur, Sumatera Selatan.

Mereka adalah YS (41), warga Kampung Negeri Pakuan, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, OKU Timur, Sumatera Selatan, dan BA (39), warga Kampung Kota Baru, Kecamatan Martapura, OKU Timur.

Dua lainnya berasal dari Way Kanan, yakni DT alias Pedet (54), warga Kampung Sangkaran Bhakti, Kecamatan Blambangan Umpu, dan RSN (44), warga Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu.

Kasat Narkoba Polres Way Kanan AKP I Made Indra Wijaya menerangkan, penangkapan berawal pada Rabu (15/1/2020).

BREAKING NEWS Polres Tanggamus Tangkap 5 Orang Kasus Narkoba, Bandar sampai Pemakai

Kasus Sabu Rp 250 Ribu Libatkan 5 Orang, Termasuk Oknum PNS Rupbasan Bandar Lampung

Hadirkan Bupati Agung, Sidang Suap Fee Proyek Lampung Utara Digelar Besok

Gara-gara Sopir Kelilipan, Mobil Xenia Terguling dan Kena Seruduk Mobil Lain dari Belakang

Saat itu Satresnarkoba Polres Way Kanan memperoleh informasi dari masyarakat bahwa sering terjadi penyalahgunaan narkoba di Kampung Sangkaran Bhakti, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan.

Berbekal informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan.

Dalam penggerebekan sekitar pukul 20.30 WIB, polisi mendapati empat pria berada di dalam rumah.

"Ditemukan barang atau benda yang berkaitan dengan tindak pidana narkotika di halaman belakang rumah DT dan barang bukti lain diduga narkotika jenis sabu," kata Made, Minggu (19/1/2020).

Di dalam sebuah tas selempang warna biru, ditemukan 10 bungkus plastik klip bening ukuran kecil berisi kristal putih diduga sabu, dua  buah timbangan digital.

Selanjutnya, 252 lembar plastik klip bening ukuran kecil, 17 lembar plastik klip bening ukuran sedang, delapan lembar plastik klip bening ukuran besar, satu bungkus plastik klip bening berisi dua batang kaca pirek.

Ada pula satu bungkus plastik klip bening berisi korek api gas, jarum bakar, sekop, cotton bud, dan satu buah gulungan kertas timah, sebuah kotak rokok berisi empat lembar plastik klip bening ukuran kecil, dan satu buah obeng kecil.

Polisi juga menemukan dua buah alat isap (bong) terbuat dari botol berisi cairan bening, sebuah kotak rokok warna biru berisi sebungkus plastik klip bening ukuran sedang yang di dalamnya terdapat 27 lembar plastik klip bening ukuran kecil dan satu bungkus plastik bening ukuran kecil berisi potongan pil yang diduga ekstasi.

Keempat tersangka diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Polres Way Kanan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Tersangka dapat dikenai pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved