Ketika Pohon-pohon di Monas Ditebang di Era Anies Baswedan

Dengan Taman Monas, nama proyek yang dipimpin langsung Ediwan Sukiman itu ditanami ribuan pohon untuk menghijaukan area Monas.

Editor: wakos reza gautama
Kompas.com/Cynthia Lova
Revitalisasi Monas di era Gubernur DKI Anies Baswedan 

Dipangkas pada era Anies Baswedan

Selama bertahun-tahun, tidak ada gubernur yang berani membabat ratusan pohon yang sudah ditanami selama puluhan tahun itu.

Namun, tidak pada masa pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sebanyak 205 pohon di sisi selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, telah dicabut dari tempatnya dan dipindahkan ke tempat lain di kawasan itu.

Lahan di lokasi itu, Senin (20/1/2020) siang, tampak gundul.

Pohon-pohon yang sebelumnya memenuhi sisi selatan Monas tidak terlihat. Yang tampak hanya tanah merah.

Selain itu, ada pagar besi yang mengelilingi kawasan tersebut.

Tampak pula beton-beton sedang dibangun di dalam pagar itu.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Monas Isa Sanuri mengatakan, kawasan Monas sedang dalam pengerjaan revitalisasi.

Isa mengatakan, ada 150 pohon ukuran besar dan 55 ukuran pohon kecil yang ditebang terkait dengan proyek revitalisasi itu.

"Itu sebenarnya bukan ditebang begitu saja. Jadi pohon-pohon itu akan dipindahkan. Kalau tidak bisa dipindahkan, akan kami buat baru (pohon-pohon)," kata Isa, Senin.

Isa menambahkan, sebanyak 150 pohon akan dipindahkan ke pelataran selatan.

Sementara itu, 55 pohon kecil dipindahkan ke bagian timur dan barat.

"Yang jelas tidak sekadar dipindahkan, tapi kami jadikan ruang terbuka hijau," kata dia. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved