Breaking News:

Laporan Palsu di Lampung Tengah

Sepasang Kekasih yang Buat Laporan Palsu Kena Begal Ternyata Mau Nikah, Erik: Kami Tak Punya Modal

Sepasang kekasih yang membuat laporan palsu di Polsek Way Pengubuan, ternyata berencana menikah pada Februari 2020.

Penulis: syamsiralam | Editor: Noval Andriansyah
Tribunnews.com
Ilustrasi kantor polisi - Sepasang Kekasih yang Buat Laporan Palsu Kena Begal Ternyata Mau Nikah, Erik: Kami Tak Punya Modal. 

Sepasang kekasih asal Kotabumi, Lampung Utara, diamankan pihak kepolisian karena membuat laporan palsu.

Erik Hermawan (21) dan Aning Diah (22), warga Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan, Lampura, itu membuat laporan palsu ke Mapolsek Way Pengubuan, Lampung Tengah.

Kapolsek Way Pengubuan Iptu Widodo Rahayu, Kamis (30/1/2020) mewakili Kapolres AKBP I Made Rasma mengatakan, keduanya membuat laporan kepada pihaknya, Senin (13/1/2020) lalu.

"Laporannya bahwa mereka (Erik dan Aning) menjadi korban pembegalan di Jalinsum Way Pengubuan. Mereka berpura-pura satu unit motor Honda Beat dan dua unit ponsel mereka dibegal," kata Iptu Widodo Rahayu, Kamis (30/1/2020).

Saat dilakukan penyelidikan, kata Widodo Rahayu, ternyata laporan aksi pembegalan dengan memepet motor korban dan pelakunya mengeluarkan senjata api itu, tidak pernah ada.

Atas temuan tersebut, pihak Polsek Way Pengubuan kemudian menangkap Erik Hermawan dan Aning Diah di kediaman mereka di Kelurahan Kelapa Tujuh, Kotabumi, Lampung Utara.

Buat laporan palsu di Polsek Sukarame

Buat laporan palsu di Polsek Sukarame, seorang pria terpaksa mendekam di jeruji mapolsek.

Pria ini diketahui bernama LA (23) warga Kebon Jeruk Kecamatan Tanjungkarang Timur.

LA diamankan saat setelah di introgasi pada Jumat 25 Oktober 2019.

Kapolsek Sukarame AKP Poeloeng Arsa Sidanu mengatakan LA terpaksa ditahan lantaran telah memberikan keterangan palsu dalam akta otentik.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved