Potongan Dalam Bakso yang Viral Ternyata Bukan Kaki Tikus

akibat ulah pelanggan wanita tersebut, omzet penjual turun drastis dari kisaran Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta per hari

Tayang:
Editor: taryono
surya
Potongan Dalam Bakso yang Viral Ternyata Bukan Kaki Tikus 

Diminta lapor

Polisi menggelar press conference hasil uji lab di Balai Veteriner di Boyolali, terhadap bakso yang diduga mengandung daging tikus dinyatakan negatif atau tidak mengandung daging tikus.
Polisi menggelar press conference hasil uji lab di Balai Veteriner di Boyolali, terhadap bakso yang diduga mengandung daging tikus dinyatakan negatif atau tidak mengandung daging tikus. (surabaya.tribunnews.com/rahadian bagus)

Polisi meminta, warga berhati-hati saat menggungah sesuatu ke media sosial.

Kapolres mengimbau, warga melaporkan kejadian semacam itu pada polisi terlebih dahulu daripada mengunggah dan membuatnya viral.

"Ke depan, jika terdapat kecurigaan bahan baku makanan berbahaya pada kuliner yang dijual umum hendaknya langsung melapor ke polisi dan bukan diviralkan.

Hal itu agar tidak meresahkan masyarakat, merugikan pemilik usaha dan segera ditindaklanjuti oleh polisi," jelas Ruruh.

Sementara penjual bakso yang dituduh menggunakan daging tikus, Sugeng Riadi mengaku omzetnya turun drastis semenjak isu tersebut menyebar.

Sebelumnya, ia mengaku mendapatkan Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta dalam sehari.

"Setelah viral, bakso yang saya jual hanya laku Rp 50.000 - Rp 70.000," katanya.

Artikel ini telah tayang di  surabaya.tribunnews.com

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved