Pembunuhan Makelar Sapi Lampung Timur
Sosok Mulyadi di Mata Tetangga, si Pendiam yang Habisi Nyawa 2 Makelar Sapi
Namun di balik diamnya tersebut, ternyata Mulyadi adalah seorang pembunuh yang keji.
Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Awalnya diketahui pelaku berada di kawasan OKU, Sumatera Selatan.
"Saat dilakukan pengejaran di kawasan OKU, ternyata yang bersangkutan sudah melarikan diri," kata Kapolres Lamteng AKBP I Made Rasma, Jumat (31/1/2020).
Pengejaran terus dilakukan dengan melibatkan Polda Sumatera Selatan dan Polda Bangka Belitung.
"Kita mendapatkan laporan jika dari Sumatera Selatan, pelaku melarikan diri ke Bangka Belitung," jelasnya.
Tepat 14 hari pasca pembunuhan, Mulyadi akhirnya diringkus Polres Lampung Tengah di sebuah perkebunan.
"Tepatnya di perkebunan lingkungan Bedeng Ake, Kelurahan Sinar Jaya, Kecamatan Sungai Liat, Bangka Belitung, 14 November 2019," ujar Made.
Rekonstruksi
Dalam rekonstruksi yang digelar Polres Lampung Tengah, Jumat (31/1/2020), terungkap detik-detik Mulyadi membunuh dua makelar sapi asal Lampung Timur, Nursodik dan Sukirno.
Awalnya Nursodik dan Sukirno datang ke rumah pelaku di Kampung Bumi Rahayu, Kecamatan Bumiratu Nuban.
Setelah terlibat perbincangan, Mulyadi mulai menjalankan niatnya membunuh kedua korban, dengan cara diracun.
• Detik-detik Mulyadi Bunuh 2 Makelar Sapi Lampung Timur, Korban Sempat Minta Ini ke Pelaku
• Kronologi Tahanan Kabur dari Sel Mapolsek, Gara-gara Sampah, 7 Tahanan Lari, 2 Ditembak
• Itera Siapkan 500 Komputer untuk Tes SKD CPNS Pesawaran
"Keduanya saya buatin kopi. Di dalamnya, saya bubuhi racun," terang Mulyadi.
Kasatreskrim Polres Lamteng Ajun Komisaris Yuda Wiranegara mengatakan, Mulyadi kali pertama membawa korban Nursodik ke belakang rumahnya.
"Sempat terjadi perdebatan antara korban dan pelaku. Korban Nursodik merasa bahwa ia telah diracun oleh pelaku," ujar Yuda.
Selanjutnya korban sempat meminta bantuan kepada Mulyadi untuk dikeroki.
Bukannya menolong, Mulyadi malah memukul Nursodik dengan sebatang besi.