Jambret di Pringsewu

Ini Barang Bukti yang Diamankan Polisi dari Tangan 3 Orang Komplotan Jambret Ingusan

Petugas Kepolisian Resor Pringsewu berhasil mengamankan satu ponsel hasil kejahatan pelaku.

tribunlampung.co.id/r didik budiawan c
Barang bukti ponsel yang diamankan polisi dari tangan 3 orang komplotan jambret ingusan asal Pringsewu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Petugas Kepolisian Resor Pringsewu berhasil mengamankan satu ponsel hasil kejahatan pelaku.

Yakni handphone Samsung J6+ yang tidak lain hasil menjambret di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) depan SMK Yadika, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pringsewu AKP Syahril Paison mengungkapkan, pihaknya juga mengamankan sepeda motor yang digunakan pelaku untuk menjambret.

"Yakni Yamaha Vixion warna putih," kata Syahril Paison, Minggu (2/2/2020).

Atas barang bukti tersebut ketiga pelaku yang masih pelajar digelandang ke Mapolres Pringsewu.

Mereka warga Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggmus, yakni JH (17), SP (16), dan MH (17).

Warga Lampura Rampas Dompet Uang untuk Beli Rokok, Iwan: Saya Lihat Uangnya Banyak

Tak Hanya di Jalinbar, Komplotan Jambret Ingusan Ini Pernah Lancarkan Aksi Depan Burger King

 Baku Tembak dengan Polisi, 2 Pelaku Curanmor asal Lampung Timur Tewas Didor

 Babak Baru Perkara Tewasnya Mahasiswa FISIP Unila, Sidang Perdana Digelar Besok

Pernah Lancarkan Aksi di Bandar Lampung

Ketiga pelajar, komplotan pelaku jambret Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Kabupaten Pringsewu mengakui perbuatannya.

Mereka warga Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggmus, yakni JH (17), SP (16), dan MH (17).

"Ketiga pelaku mengaku sudah tiga kali menjambret di wilayah Kabupaten Pringsewu," ungkap Kasar Reskrim AKP Sahril Paison mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Minggu, 2 Februari 2020.

Ketiga lokasi tersebut, dua di antaranya berada di Jalinbar Kecamatan Pagelaran.

Yaitu Jalinbar depan SMK Yadika, dan Jalinbar Pekon Ganjaran.

Kemudian satu lokasi di Jalinbar Pekon Wates, Kecamatan Gading Rejo.

Tidak hanya mengakui tempat kejadian perkara (TKP) di Pringsewu, komplotan jambret pelajar ini juga melakukan di Tanggamus dan Bandar Lampung.

Menurut Syahril, sekali melakukan di Jalinbar Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus.

Kemudian dua kali di Bandar Lampung, yakni depan Burger King Kedaton dan Masjid Al-Furqon.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved