Dituding Jiplak NCT, Manajemen SMASH Minta Maaf dan Hapus Video Musik Terbarunya
Lama tak terdengar, boyband SMASH akhirnya kembali muncul dengan karya terbarunya. Bersama dengan label 401
Penulis: Bambang Irawan | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Lama tak terdengar, boyband SMASH akhirnya kembali muncul dengan karya terbarunya.
Bersama dengan label 401, SMASH membuat kejutan dengan merilis single terbaru yang berjudul 'Jadi Milikku'.
Single 'Jadi Milikku' dirilis bersamaan dengan video klipnya pada Jumat (31/1/2020).
Sayangnya, video klip 'Jadi Millikku' ini menuai kecaman dari para penggemar K-Pop, khususnya fans grup NCT Dream.
Pasalnya, konsep video musik baru SMASH itu dinilai mirip dengan konsep video NCT 2018 Yearbook #2.
• Sudah Langsungkan Pernikahan, Yuk Intip Foto-foto Resepsi Isyana Sarasvati dan Rayhan Maditra
• VIDEO Ngopi di Sinia Coffee dengan Suasana Artistik
• VIDEO Sidang Perdana Tewasnya Mahasiswa FISIP Unila Digelar di PN Gedongtataan
Konsep yang dianggap mirip ialah ketika member SMASH memperkenalkan nama mereka satu persatu.
Itu terlihat serupa dengan perkenalan member NCT dalam video yang diunggah pada 1 Februari 2018.
Alhasil, video musik terbaru SMASH ini langsung menjadi sorotan.
"Woi jiplak NCT Yearbook kan nih," ujar pemilik akun @putu gede.
"Ini mah terlalu parah dong, jiplaknya," komentar netizen berakun @Nastasyah Aliyah.
"Udah males banget liatnya dari awal kecewa si hahaha," komentar pengguna akun @Sinta Purnama Sari.
Tak lama setelah dibanjiri tudingan jiplak, label 401 akhirnya menghapus video musik tersebut.
Kini, video klip 'Jadi Milikku' tidak ada lagi di kanal YouTube Empatnolsatu.
401 Entertainment juga telah memberikan klarifikasi melalui akun instagram resminya, @401entertainment.
"Hai teman-teman, Smashblast dan NCTZen."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/dituding-jiplak-nct-manajemen-smash-minta-maaf-dan-hapus-video-musik-terbarunya.jpg)