Kisah Siswa SD Pulau Rimau Tiap Hari Bertaruh Nyawa Lewati Dermaga Rusak

Siswa-siswa SDN 5 Sumur di Pulau Rimau, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, setiap hari harus bertaruh nyawa untuk berangkat ke sekolah.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dedi
Siswa SD Negeri 5 Sumur di Pulau Rimau harus lewat dermaga rusak untuk pergi pulang sekolah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KETAPANG - Siswa-siswa SDN 5 Sumur di Pulau Rimau, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, setiap hari harus bertaruh nyawa untuk berangkat ke sekolah.

Para siswa SD ini bukan saja melintasi laut, tapi juga harus melewati dermaga yang nyaris ambruk.

Sejumlah siswa berseragam merah putih terlihat menenteng sepatu mereka.

Selanjutnya mereka berjalan pelan menyusuri fondasi dermaga untuk sampai ke perahu.

Mereka berjalan bergilir, satu per satu, menyusuri fondasi itu.

Perjuangan Siswa SD Pulau Rimau, Pergi Sekolah Pakai Perahu Motor Lewati Dermaga yang Rusak Parah

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo Sambangi Pulau Rimau Balak, Bagikan Sepatu ke Siswa SD

Lagi, Galian SPAM di Bandar Lampung Bikin Macet Panjang

Bocah di Bandar Lampung Korban Penganiayaan Ayah Tiri Dirawat Tetangga

Seluruh bagian dermaga berlantai papan telah rusak parah sehingga tidak bisa lagi dilewati.

Setelah satu siswa tiba di perahu, giliran siswa lain yang melintas.

Kondisi itu harus dilalui para siswa ini setiap hari untuk pergi dan pulang dari sekolah mereka.

Alfiandikri, Khairunisa dan Eva Riskianto, sedikit dari beberapa siswa di SD Negeri 5 Sumur di Pulau Rimau yang melalui kondisi ini setiap harinya.

Akses darat dari rumah mereka yang ada di dusun berbeda di Pulau Rimau ke lokasi sekolah berjarak cukup jauh.

Kondisi jalan juga tidak bisa dilalui menggunakan sepeda motor.

Karenanya, anak-anak ini menggunakan perahu motor untuk pergi dan pulang sekolah.

“Setiap hari anak-anak ini lewat di sini untuk pergi dan sekolah. Kondisinya seperti ini. Dermaga di sini rusak,” tutur Yunus, warga Pulau Rimau, Rabu (5/2/2020).

Menurut dia, dermaga yang ada di salah satu dusun di pulau Rimau tersebut sudah lama rusak.

Dermaga itu pada awalnya dibangun dari bantuan Kementerian Kelautan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved