3 Kisah Siswa SD Lolos dari Penculikan, Terjadi di Lampung, Palembang, dan Jawa Tengah

Berikut, 3 kisah Siswa SD berhasil lolos dari upaya penculikan yang terjadi di Lampung, Palembang, dan Jawa Tengah.

KOMPAS.COM/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHO
Tiga pelajar kelas IV SDN Jetis, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah didampingi gurunya saat ditemui di ruang guru SDN Jetis, Kamis (6/2/2020). 3 Kisah Siswa SD Lolos dari Penculikan, Terjadi di Lampung, Palembang, dan Jawa Tengah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sejumlah berita Penculikan terhadap Siswa SD muncul di beberapa daerah dalam seminggu terakhir.

Upaya Penculikan tersebut di antaranya diketahui terjadi di Lampung, Palembang, dan Jawa Tengah.

Dalam 3 kasus tersebut, para Siswa SD berhasil lolos dari upaya Penculikan.

Sejumlah cara mereka lakukan guna lolos dari para penculik.

Gigit Tangan Pelaku, 3 Bocah Lolos Dramatis dari Penculikan

Bocah 9 Tahun Nyaris Jadi Korban Penculikan Saat ke Warung, Pelaku Sebut Ada Pesanan dari Wanita

Pemilik WO Hidup Glamour Beli Rumah dan Mobil Mewah, Pesta Pernikahan Kliennya Kacau Balau

Peserta CPNS di Lampung Sembunyikan Ponsel dan Modem di Celana Dalam

Berikut, 3 kisah Siswa SD berhasil lolos dari upaya Penculikan yang terjadi di Lampung, Palembang, dan Jawa Tengah.

1. Mau diculik saat berangkat sekolah

Aksi heroik dua bocah SD menyelamatkan rekannya dari Penculikan viral di media sosial.

Dua bocah itu adalah pelajar kelas IV SDN Jetis, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Mereka berhasil menyelamatkan temannya, yang sudah diambil penculik di dalam mobil. 

Berkat aksi keduanya, temannya selamat dari Penculikan. 

Bagaimana kisahnya?

Kasus itu mencuat ke publik setelah tersebar luas video amatir kesaksian tiga Siswa SDN Jetis, yang berhasil lolos dari upaya Penculikan para penjahat berkendara minibus.

Kompas.com (grup Tribunlampung.co.id) berkesempatan mengobrol dengan ketiga pelajar SDN Jetis, yang ada dalam video berdurasi 1 menit 30 detik tersebut.

Ketiganya adalah DE (10), AD (10) dan RS (10).

Tiga bocah lucu tersebut adalah teman sebangku kelas IV SDN Jetis dan satu tetangga desa di Kecamatan Karangrayung.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved