Dihalangi Keluarga, DPO Curanmor asal Jabung Diciduk Polresta Bandar Lampung

Polresta Bandar Lampung melakukan penggerebekan di rumah Safaruddin (19), warga Dusun II Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Lampung Timur.

Dihalangi Keluarga, DPO Curanmor asal Jabung Diciduk Polresta Bandar Lampung
Tribun Lampung/Joviter
Barang bukti motor hasil curian yang diamankan dari kediaman Safaruddin di Dusun II Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Lampung Timur, Minggu (2/2/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tekab 308 Polresta Bandar Lampung melakukan penggerebekan di rumah Safaruddin (19), warga Dusun II Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Lampung Timur, Minggu (2/2/2020).

Kedatangan polisi sempat dihalangi pihak keluarga Safaruddin.

Mereka membantah Safaruddin terlibat curanmor.

Meski begitu, DPO curanmor ini tetap dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung.

Remaja DPO Curanmor Diciduk: Motornya Saya Jual Buat Makan

Baku Tembak dengan Polisi, 2 Pelaku Curanmor asal Lampung Timur Tewas Didor

Tusuk Ibu Muda Hingga Tewas, Begal Sadis di Tanjung Bintang Diburu Polisi

4 Eks Anggota DPRD Lamteng Divonis 4 Tahun Penjara, Jalani Hukuman di Lampung

Itu setelah polisi menemukan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru hitam A 5086 SV yang merupakan hasil curian.

Dari informasi yang dihimpun, Safaruddin terlibat curanmor berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/1046/X/2019/LPG/RESTA BL tanggal 5 Oktober 2019.

Korban atas nama Asifa (19) melaporkan kehilangan sepeda motor Honda Beat warna biru hitam A 5086 SV saat di parkir depan kosan Jalan Hamadang, Sukarame, Bandar Lampung sekitar pukul 16.00 WIB. 

"Modusnya dengan cara merusak kunci setang dengan menggunakan kunci palsu," ujar Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rosef Efendi, Jumat (7/2/2020).

Rosef menambahkan, saat beraksi pelaku tak seorang diri.

Safaruddin bersama satu rekannya lagi inisial ZL, yang masih dalam pencarian.

Selain barang bukti sepeda motor, polisi juga mengamankan satu buah kunci T yang digunakan tersangka saat beraksi.

Tersangka akan dijerat pasal 363 KUHPidana karena terlibat kasus pencurian dengan pemberatan (curat).

"Satu tersangka lagi masih kita selidiki keberadaannya," tukas Rosef. (Tribunlampung.co.id/Joviter Muhammad) 

Penulis: joeviter muhammad
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved