Tribun Bandar Lampung
Tumpukan Material di Trotoar Jalan Antasari Ganggu Pejalan Kaki
Material tersebut berada persis di trotoar depan sebuah kedai bakso, yang saat ini sedang dalam perbaikan.
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tumpukan material bahan bangunan berupa pasir dan kerikil yang berada di atas trotoar tepi Jalan Pangeran Antasari mengganggu aktivitas pejalan kaki.
Material tersebut berada persis di trotoar depan sebuah kedai bakso, yang saat ini sedang dalam perbaikan.
Seorang pejalan kaki, Irham, mengatakan, tak seharusnya tumpukan material bahan bangunan itu dibiarkan menutup trotoar yang merupakan hak bagi perjalan kaki.
"Memang halaman warung itu sempit. Tapi bisa saja material dimasukkan ke dalam warung atau dititip ke tokoh sebelah yang punya halaman luas," ujar Irham, Minggu (9/2/2020).
• Di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni Kini Tersedia Bus Angkut Pemudik Pejalan Kaki
• Hati-hati Melintas, Ada Trotoar Ambles di Jalan Wolter Monginsidi
• Tunggu Pembeli di Depan Rumah Duka, Dua Wanita Kurir Sabu Ini Dicokok Polisi
Untuk melintas di depan rukan itu, Irham terpaksa turun ke bahu jalan.
Pasalnya, tak ada sedikitpun cela orang untuk lewat kecuali naik ke tumpukan material tersebut.
Risikonya, kata Irham, bisa saja disenggol kendaraan bermotor mengingat di jalan tersebut ramai kendaraan berlalu lalang.
"Bagaimana lagi, terpaksa turun sedikit ke jalan. Hati-hati sajalah, biar tidak keserempet motor," katanya.
Tidak hanya itu, pengguna kendaraan bermotor khususnya roda dua juga harus ekstrawaspada.
Material pasir yang rentan tertiup angin bisa tercecer ke badan jalan.
Tumpahan pasir ini bisa menyebabkan kondisi jalan menjadi licin.
"Menurut saya bisa jadi penyebab kecelakaan, apalagi ini posisinya agak nikung dan menurun. Waktu ujan udah pasti licin," kata Arman, warga Tanjung Senang yang melintas di jalan tersebut.
Tumpukan material bahan bangunan itu sudah menutupi trotoar sejak beberapa hari terakhir.
Hasni (35), pekerja showroom mobil tak jauh dari lokasi, mengatakan material itu masuk sekitar dua tiga hari yang lalu.
Ia juga mengatakan, pemiliknya sedang tidak berada di tempat, karena tempat usaha berdagang bakso itu sedang dalam perbaikan.
"Yang punyanya ke mana saya gak tahu. Tapi sepertinya itu mau direhab," kata Hasni. (Tribunlampung.co.id/Joviter Muhammad)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/material-di-trotoar-jalan-antasari.jpg)