ADVERTORIAL

GGF Volunteer Bantu Korban Banjir Bandang Tanggamus

Bantuan diserahkan oleh tim volunter GGF dan terima oleh Tim Tagana (tanggap bencana) Tanggamus disaksikan oleh petugas sekcam, aparat Polsek Semaka.

GGF Volunteer Bantu Korban Banjir Bandang Tanggamus
dokumentasi pribadi
GGF Volunteer Bantu Korban Banjir Bandang Tanggamus. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Tanggap terhadap kondisi korban banjir bandang di Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, manajemen beserta karyawan Great Giant Foods (GGF) melalui aksi GGF Peduli, pada 23 Januari 2020.

Penyaluran bantuan kepada para korban diserahkan pada Kamis 23 Januari 2020 melalui posko induk di kantor kecamatan Semaka, Tanggamus.

Bantuan diserahkan oleh tim volunter GGF dan terima oleh Tim Tagana (tanggap bencana) Tanggamus disaksikan oleh petugas sekcam, aparat Polsek Semaka dan aparat pekon terdampak bencana.

Bantuan yang diberikan berupa selimut 800 potong, sembako (minyak goreng, biskuit, sarden, teh), popok bayi, alat tulis 30 paket (buku, pena, pensil, lem, penggaris dll), dan uang tunai senilai Rp 12.132.000.

Senior Manager Sustainability GGF Arif Fatullah mengatakan, "Bantuan yang telah diberikan kepada para korban banjir bandang Semaka merupakan bentuk kepedulian dan rasa empati karyawan dan manajemen GGF. Harapannya, bantuan tersebut dapat meringankan warga terdampak bencana sehingga bisa cepat pulih kembali."

GGF Volunteer Bantu Korban Banjir Bandang Tanggamus.
GGF Volunteer Bantu Korban Banjir Bandang Tanggamus. (dokumentasi pribadi)

“Manajemen GGF juga menyampaikan terimakasih kepada tim volunteer beserta karyawan yang telah membantu tanpa pamrih untuk para korban bencana alam ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Abdul Karim Zaelani perwakilan dari Tagana Kabupaten Tanggamus mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Volunteer GGF.

“Kami ucapkan terimakasih kepada karyawan dan manajemen GGF yang telah dengan suka rela memberikan bantuan kepada para korban, bantuan ini akan langsung kami salurkan kepada para korban di enam pekon terdampak,” ungkapnya.

Seperti kita ketahui, sungai Way Kerap yang melintas di Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus meluap mengakibatkan banjir bandang, Kamis (9/1/2020) lalu.

Sekitar 300 rumah warga di 7 pekon terendam air bercampur lumpur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, banjir bandang terjadi pukul 17.00 wib bermula dari hujan deras yang turun sejak pukul 15.00 wib dan menyebabkan Sungai Way Kerap meluap dan tanggul jebol.

Air bah pun langsung menerjang dan merendam tujuh pekon (desa) di Kecamatan Semaka.

Masing-masing Pekon Sedayu, Way Kerap, Banding Agung, Sukaraja, Bangunrejo, Kacapura, dan Pardawaras.

Hujan deras tidak hanya menyebabkan banjir bandang, tapi juga tanah longsor.

Jalan Lintas Barat (JLB) Sumatera yang melintasi Kecamatan Semaka sempat tertutup longsor. (adv)

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved