Video Berita

VIDEO Remaja eks ISIS di Suriah Menangis dan Rindu dengan Suasana Damai di Indonesia

Video YouTube Nada Fedulla, remaja asal Indonesia, hanyalah satu dari ribuan bahkan puluhan ribu anak-anak petempur ISIS dari berbagai negara, yang ki

Kita kemudian pergi dengan mobil, tapi saya tidak tahu pergi ke mana, barangkali ke Shadadi. Kami tiba dan keluar dari mobil, lalu naik bus. Lantas mereka membawa kami ke (kamp pengungsian) Al-Hol.

Kami hanya sepanjang hari di Al-Hol dan kemudian kami datang ke sini.

Katakan kepada kami, seperti apa kehidupan di wilayah yang dikuasai ISIS?

Di beberapa tempat, kami mendapatkan listrik, tetapi di beberapa tempat lainnya tidak ada listrik. Kita harus memasang generator untuk mengisi daya (charger) telepon seluler dan lampu.

Adapun air tidak begitu baik. Anda tahu seperti persediaan air di sini. Jadi kami harus membeli air untuk minum.

Apakah kondisi seperti itu terkadang membuat Anda ketakutan?

Ya.

Apa lagi yang menakutkan Anda?

Ada. Sehari sebelum kami pergi, saat kami baru bangun dan menyiapkan sarapan, dan saya sedang berbaring di tempat tidur, dan saya sedang menulis, lalu kami mendengar ada ledakan. 

Kami lalu lari menuruni tangga, ke ruang bawah tanah. Kami menunggu di sana beberapa jam sampai pesawat-pesawat itu menghilang.

Halaman
1234
Penulis: Gusti Amalia
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved