Video Berita

VIDEO Tolak Kepulangan WNI Teroris, Pemerintah Pertimbangkan Anak-anak?

Video Berita YouTube Simpang siur nasib 689 WNI teroris pelintas batas dan eks ISIS kini telah berakhir.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Video Berita YouTube Simpang siur nasib 689 WNI teroris pelintas batas dan eks ISIS kini telah berakhir.

Pemerintah dengan tegas menolak memulangkan mereka ke Tanah Air lantaran dikhawatirkan menjadi teroris baru yang membahayakam nyawa 267 juta rakyat Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memastikan bahwa pemerintah tak akan memulangkan WNI terduga eks ISIS ke Indonesia.

"Pemerintah tidak ada rencana memulangkan teroris. Bahkan tidak akan memulangkan FTF (foreign terorist fighter) ke Indonesia," kata Mahfud seusai rapat tertutup bersama Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/2/2020).

VIDEO Oknum TNI Marah dan Todongkan Pistol ke Polisi di Majene

VIDEO Kongres V PAN Diwarnai Aksi Saling Lempar Kursi

Tentara Kejar Mobil Travel Selamatkan Wanita yang Diculik, Korban Teriak-teriak Minta Tolong

Anak Mantan Wapres Jadi Kapolda Jambi, Sebut Pesan Khusus dari Ayah

Mahfud mengatakan, pemerintah lebih mementingkan keamanan 267 juta penduduk yang berdiam di Tanah Air.

Ia juga mengatakan, berdasarkan data dari Central Inteligence Agency (CIA), terdapat 689 WNI terduga eks ISIS yang tersebar di Turki, Suriah, dan beberapa negara lain.

Namun, pemerintah tetap membuka opsi memulangkan anak-anak dari WNI teroris pelintas batas (foreign terorist fighter) dan terduga eks ISIS ke Indonesia.

Tonton juga Video Berita YouTube lainnya dibawah ini.

Pemerintah memberikan kelonggaran bagi anak-anak mereka yang sama sekali tak tersangkut-paut aksi terorisme orang tuanya.

Saat ditanya bagaimana jika anak-anak yang akan dipulangkan ternyata telah terpapar paham radikalisme dan terorisme, Mahfud menjawab, pemerintah akan mengkajinya lebih dalam.

Halaman
1234
Penulis: Gusti Amalia
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved