Razia Knalpot Racing di Bandar Lampung

Pasrah Knalpot Racing Dibelah Dua, Pelanggaran Didominasi Pelajar

Sebagian besar pelanggaran kendaraan bermotor menggunakan knalpot racing berasal dari kalangan pelajar.

Pasrah Knalpot Racing Dibelah Dua, Pelanggaran Didominasi Pelajar
Tribun Lampung/Deni Saputra
Kasatlantas Polresta Bandar Lampung Kompol Reza Khomeini memotong knalpot racing hasil razia, Kamis (13/2/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebagian besar pelanggaran kendaraan bermotor menggunakan knalpot racing berasal dari kalangan pelajar. 

Kasatlantas Polresta Bandar Lampung Kompol Reza Khomeini mengimbau kepada orangtua murid dan pihak sekolah untuk memberikan peringatan. 

"Terutama anak di bawah umur. Yang belum berhak menggunakan kendaraan bermotor, sebaiknya jangan diberi motor," kata Reza dalam ekspose di Polresta Bandar Lampung, Kamis (13/2/2020).  

Reza menyebut, para pelanggar ini sudah mengetahui kesalahannya.

BREAKING NEWS Polresta Bandar Lampung Musnahkan 257 Knalpot Racing Hasil Razia

Terjaring Razia, Pelajar SMA Ini Kapok Pakai Knalpot Racing

Operasi Cempaka Krakatau 2020, Polda Lampung Sasar Debt Collector ala Preman

Kasatlantas Polresta Bandar Lampung Kompol Reza Khomeini memotong knalpot racing hasil razia, Kamis (13/2/2020).
Kasatlantas Polresta Bandar Lampung Kompol Reza Khomeini memotong knalpot racing hasil razia, Kamis (13/2/2020). (Tribun Lampung/Deni Saputra)

Hanya, kata Reza, pelanggaran tetap dilakukan karena lemahnya penindakan selama ini. 

Oleh karena itu, pihaknya dengan tegas memusnahkan knalpot dengan cara dibelah dua agar tidak dapat digunakan kembali. 

Kasatlantas menerangkan, mereka melanggar pasal 285 ayat 1 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 yaitu knalpot yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. 

Selama 3 hari giat razia di seputaran jalan protokol di Bandar Lampung, diamankan 257 kendaraan, dengan rincian 253 unit kendaraan roda dua dan empat unit kendaraan roda empat. 

"Selain mengganti knalpot standar, mereka harus membuat surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan tidak bakal mengulangi lagi," katanya. (Tribunlampung.co.id/Joviter Muhammad) 

Penulis: joeviter muhammad
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved