Dugaan Korupsi Disdik Pesbar

Dituntut 18 Bulan, Kadisdik Pesisir Barat: Terlalu Berat

Mantan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat Hapzi (54) dituntut 18 bulan penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mebel.

Dituntut 18 Bulan, Kadisdik Pesisir Barat: Terlalu Berat
Tribun Lampung/Hanif
Mantan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat Hapzi (54) dituntut 18 bulan penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mebel di PN Tanjungkarang, Jumat (14/2/2020). 

Kembalikan uang kerugian negara, JPU masukkan sebagai hal yang meringankan dalam tuntutan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat.

Hal ini diungkapkan oleh JPU Bambang Irawan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Jumat (14/2/2020).

Dalam persidangan, Bambang mengatakan bahwa terdakwa telah mengembalikan uang kerugian negara Rp 400 juta.

"Hal yang meringankan terdakwa telah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 400 juta dan saat ini masih dititipkan ke kejaksaan," tegasnya.

Selain itu, lanjut Bambang, hal yang meringankan yakni terdakwa sopan dalam persidangan dan tidak pernah dihukum.

"Terdakwa berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Hal yang memberatkan terdakwa tidak mendukung program pemerintah memberantas korupsi," tutupnya.

Dituntut 18 Bulan

Dianggap bersalah sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang Tipikor, mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat dituntut 18 bulan.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Jumat (14/2/2020), Hapzi (54) warga Padang Dalam, Bengkunat, Pesisir Barat, hanya bisa terdiam saat jaksa penuntut umum (JPU) membacakan tuntutan.

Dalam tuntutannya, JPU Bambang Irawan mengatakan bahwa terdakwa Hapzi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan subsider tipikor secara bersama dalam dakwaan subsider.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved