Nasib Wanita Kehabisan Ongkos, Pulang Jalan Kaki dari Bandung ke Tasikmalaya hingga Ditabrak Kereta

Nasib seorang wanita berakhir tragis setelah memaksa pulang ke rumah meski kehabisan ongkos. Ia diduga jalan kaki dari Bandung menuju rumahnya

Nasib Wanita Kehabisan Ongkos, Pulang Jalan Kaki dari Bandung ke Tasikmalaya hingga Ditabrak Kereta
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi. Nasib Wanita Kehabisan Ongkos, Pulang Jalan Kaki dari Bandung ke Tasikmalaya hingga Ditabrak Kereta. 

"Mungkin, karena ongkos nggak cukup, istri saya naik bus sampai Rajapolah dan menyusuri rel jalan kaki mau pulang ke rumah. Kebetulan rumah kami dekat rel."

Tak ada firasat istri meninggal ditabrak KA

Selama ini, Suhdi dan keluarganya tak memiliki firasat apapun sebelum kejadian istrinya tewas tertabrak kereta api.

Kondisi korban selama ini sehat dan tak terlibat permasalahan di lingkungan keluarga.

Namun, istrinya selalu mengunjungi anak-anaknya selama ini di wilayah Ciamis, Garut, Bandung, dan Jakarta.

"Gak ada masalah apa-apa, kami baik-baik saja. Istri saya pamit mau berkunjung ke anak-anaknya di Ciamis dan Bandung sejak Selasa (12/2/2020) kemarin."

"Baru ada kabar dari polisi kalau istri saya meninggal tertabrak kereta, saya langsung ke sini (kamar mayat)," tambah Suhdi.

Keluarga pun sempat mengetahui bahwa korban kehabisan ongkos selain dari anaknya, terdapat surat laporan.

Korban sebelumnya melapor ke Polsek Cibeunying Kidul Bandung pada Kamis (13/2/2020).

"Tadi saya temukan surat laporan istri saya ke Polsek Cibeunying Kidul Bandung yang menyatakan kehabisan ongkos."

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved