Rombongan PSMTI Bandar Lampung Rayakan Cap Go Meh di Singkawang

Rombongan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Kota Bandar Lampung Rayakan Cap Go Meh di Singkawang Kalimantan Barat 6-9 Februari 2020.

Rombongan PSMTI Bandar Lampung Rayakan Cap Go Meh di Singkawang
Dokumentasi PSMTI Bandar Lampung
Rombongan PSMTI Bandar Lampung Rayakan Cap Go Meh di Singkawang 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Rombongan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Kota Bandar Lampung Rayakan Cap Go Meh di Singkawang Kalimantan Barat 6-9 Februari 2020.

dalam kunjungan tersebut Ketua PSMTI Bandar Lampung Rusli Taslim beserta rombongan disambut langsung oleh Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie di kediaman rumah dinas.

Rusli Taslim Mengatakan, tujuan kunjungan tersebut agar PSMTI Bandar Lampung melihat, mencontoh kebudayaan Tionghoa seperti Cap Go Meh yang diadakan semeriah kota Singkawang bisa berjalan lancar, baik dan sukses," ujarnya.

Puncak event Imlek 2571 dan Cap Go Meh 2020 sendiri, ditandai tari pembuka dalam parade tatung di Jalan Diponegoro, Singkawang, Kalimantan Barat, Sabtu (8/2/2020).

Acara puncak Cap Go Meh 2020 di Singkawang dimeriahkan berbagai acara menarik, di antaranya parade 857 tatung, atraksi naga, barongsai dan hiburan rakyat dengan mendatangkan pendangdut Cita Citata.

Tatung sendiri adalah orang-orang 'spesial' yang nantinya akan dimasuki 'kekuatan' gaib dan menusukkan benda-benda tajam ke tubuhnya sembari berparade.

Rombongan PSMTI Bandar Lampung Rayakan Cap Go Meh di Singkawang
Ketua PSMTI Bandar Lampung Rusli Taslim saat perayaan Cap Go Meh di Singkawang (Dokumentasi PSMTI Bandar Lampung)

Benar-benar sangat seru dan meriah. Wajar saja, jika event ini selalu jadi salah satu festival menarik yang dinanti wisatawan baik dalam maupun luar negeri.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang merupakan yang terbesar di Indonesia, bahkan beberapa media menyebutkan sebagai event terbesar di dunia.

Tak heran, sejak jauh-jauh hari menjelang Cap Go Meh, akomodasi seperti hotel dan rumah penginapan lainnya selalu full booking.

Anggota PSMTI Bandar Lampung saat perayaan Cap Go Meh di Singkawang.
Anggota PSMTI Bandar Lampung Lisiang saat perayaan Cap Go Meh di Singkawang. (Dokumentasi PSMTI Bandar Lampung)

Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie menambahkan, Festival Cap Go Meh sudah ditetapkan menjadi event skala nasional yang sudah dikenal wisatawan mancanegara (wisman) sehingga keberlangsungannya harus dipertahankan.

Tak hanya itu, Kota Singkawang, merupakan kota yang multietnis dan dapat dikatakan sebagai cerminan dari Indonesia yang plural, berbeda-beda tetapi tetap satu.

"Pluralisme dan multietnis menjadi daya tarik Kota Singkawang, ini tidak menjadikan kami terpecah-pecah. Ini justru sesuatu yang membuat Kota Singkawang berbeda dan unik,bahkan Kota Singkawang Tahun 2018 mendapat julukan kota paling toleran Se-Indonesia," kata Tjhai.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut 22 orang rombongan PSMTI Bandar Lampung Tn Rusli Taslim,Ny Oh aiy Tjen,Ny Anna citra fanjaya,Tn Herry Yonathan,Tn Anggi suryawinata,Ny Suparni (achin),Tn Yakin Setya Nugraha,Ny Tang Tjun Fa,Tn HY Chandra Wijaya,Ny Lanny,Tn Salim,Tn Handani Tanzil,Ny Lie Siang,Tn Sumartin wijaya,Ny Lie Njuk Lan,Tn Sumardi,Tn Denisa Sumardi,Ny Tjuk Jin,Tn Huni Tan/Tan Alai,Tn Kwanches the/achai,Ny Tan Pawsim,Ny Tjhin sioe jin/marini tirta. (*)

Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved