Sandiaga Uno Bersyukur Tak Ada WNI yang Kena Virus Corona: Tak Ada Security

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini merasa bersyukur mendapat berkah tidak ada yang terkena infeksi virus corona di Indonesia.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Sandiaga Uno Bersyukur Tak Ada WNI yang Kena Virus Corona: Tak Ada Security 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sandiaga Uno angkat bicara soal virus corona yang menyerang lebih dari 10 negara tersebut.

Menurut Sandiaga Uno, Indonesia perlu bersyukur karena tidak ada warga yang terinfeksi virus corona.

Selain itu para diaspora Indonesia jangan duduk di comfort zone (zona nyaman), harus bisa siasati segala macam kemungkinan yang akan terjadi.

"Jepang alert pada situasi kondisi saat ini semakin banyak yang terinfeksi virus corona," kata Sandiaga Salahuddin Uno, pengusaha dan politikus Indonesia kepada Tribunnews.com, Minggu (16/2/2020).

Sandiaga Uno Tegur Andre Rosiade yang Gerebek PSK di Hotel

BREAKING NEWS 4 Terdakwa Kasus Fee Proyek Lampura Dilimpahkan ke Lampung

Cerita Mahasiswi Kedokteran di Hubei saat Observasi di Natuna, Tak Buka Medsos Agar Tak Terpengaruh

Depan Sandiaga, Rocky Gerung Sindir Prabowo Subianto

"Terlepas dari kontroversi mengenai ada tidaknya orang Indonesia di Indonesia yang terinfeksi virus corona, kita semua harus bersyukur kalau sampai dengan saat ini belum ada yang terdeteksi kena virus corona," tambahnya.

Selain itu Sandiaga juga mengingatkan mengenai Black Swan Event.

Sebuah teori Angsa Hitam merujuk pada peristiwa langka yang berdampak besar, sulit diprediksi dan di luar perkiraan biasa.

"Banyak orang kita yang duduk dalam Comfort Zone dengan bermukim di Jepang belasan tahun dan anggap pekerjaannya sudah secure terprediksi dengan gaji besar, bonus yang enak dan lain-lain," kata Sandi.

Sandi mengatakan pada tahun 1997 dia pernah kehilangan sesuatu saat terjadi krisis finansial.

"Tahun 1997 saya pernah kehilangan pekerjaan. Siasati kehilangan pekerjaan selalu, tak ada zona yang nyaman bagi saya. Kalau tidak bisa prediksi dengan baik, mendadak terjadi sesuatu, repot nanti," kata dia.

Menurutnya security akan sebuah kenyamanan perlu dipikirkan dengan baik.

"Tak ada security. Kita pasti terancam selama masih bekerja pada orang lain. Oleh karena itu berusaha lah sendiri dengan sebaik mungkin, menjadi bos bagi perusahaan kita sendiri. Itulah yang terbaik," pesan Sandiaga.

Halaman
1234
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved