Tribun Lmapung Tengah

Maling Gasak Komputer dan Printer Sekolah di Gunung Sugih Lampung Tengah 

Sekolah Menengah Pertama (SMP) 3 Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih menjadi sasaran pencurian dengan modus pembobolan

TRIBUN LAMPUNG/SYAMSIR ALAM
BARANG BUKTI - Barang bukti komputer, stabilizer dan printer aset SMP 3 Buyut Udik yang digasak tersangka Akbar kini diamankan di Mapolsek Gunung Sugih. 

Maling Gasak Komputer dan Printer Sekolah di Gunung Sugih Lampung Tengah 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNG SUGIH - Sekolah Menengah Pertama (SMP) 3 Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih menjadi sasaran pencurian dengan modus pembobolan di malam hari.

Akibat aksi pembobolan itu, sekolah mengalami kerugian berupa satu unit komputer, stabilizer, dan mesin printer yang digondol para pelaku.

Kepala Polsek Gunung Sugih Iptu Des Herison, mendampingi Kapolres AKBP I Made Rasma, Selasa (18/2), menerangkan, aksi pembobolan itu dilakukan Minggu 2 Februari sekitar pukul 20.00 WIB.

Pegawai Sebut Sudah 2 Kali Terjadi Pencurian di Alfamart

"Ada dua pelaku, satu berhasil kita tangkap atas nama Akbar, satu lainnya masih dalam pengejaran jajaran kita, dan sudah kita ketahui identitasnya," terang Iptu Des Herison.

Kanit Reskrim Polsek Gunung Sugih Ipda MP Ramdhoni menerangkan, setelah mendapat laporan Azis, petugas Tata Usaha, pada Minggu (2/2) lalu, jajarannya langsung melakukan penyergapan .

"Setelah pengintaian, akhirnya pelaku Akbar ditangkap di rumahnya di Kampung Buyut Udik, Minggu (16/2) lalu sekitar pukul 23.00 WIB," terang Ipda MP Ramdhoni.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Akbar ternyata residivis sejumlah kasus pembegalan, sempat mendekam dan keluar penjara 2019 lalu.

2 Spesialis Pembobol Indekos Diciduk Polsek Panjang

Azis selaku pelapor menerangkan, ia mengetahui tempatnya bekerja pada Minggu pagi. Saat itu ia mengecek rutin ruang kelas di waktu libur, dan salah satu ruangan jendelanya terbuka.

"Saya lihat jendela ruang kelas terbuka, dan kondisinya rusak seperti dicongkel dengan besi. Saat itu saya cek ternyata (satu unit) komputer hilang beserta stabilizer dan mesin printer," bebernya.

Mengetahui kejadian itu, Azis lalu melopr ke kepala sekolah, lalu lanjut melaporkan kepada Polsek Gunung Sugih dengan laporan kejadian pencurian dengan Nomor Laporan : LP / 62-B / II / 2020 / Polda Lpg / Res LT / Sek Gunsu Tgl 03 Februari 2020. Akibat ulah pelaku Akbar, sekolah mengalami kerugian hingga Rp 12 juta.

Pelaku Akbar membenarkan aksi pencurian tersebut. Menurutnya pembobolan itu ia lakukan berdua dengan rekannya yang saat ini masih buron.

Ia masuk ke sekolah sekitar pukul 21.00 WIB, lalu masuk ke ruangan komputer dengan cara mencongkel jendela mengunakan linggis. Setelah itu, barang bukti keduanya bawa ke rumah pelaku Akbar.

Barang bukti satu set komputer, stabilizer dan satu unit mesin printer berhasil diamankan di rumah pelaku. Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya, Akbar dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara.(sam)

Penulis: syamsiralam
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved