Sudjiwo Tedjo Tanggapi Pernyataan Ketua BPIP di ILC: Aku Enggak Bela Kaumnya Pak Jokowi Ya

Pernyataan Profesor Yudian Wahyudi, Ketua BPIP, bahwa agama merupakan musuh besar Pancasila, dianggap budayawan Sudjiwo Tedjo tak salah.

Sudjiwo Tedjo Tanggapi Pernyataan Ketua BPIP di ILC: Aku Enggak Bela Kaumnya Pak Jokowi Ya
Tangkap Layar YouTube ILC
Sudjiwo Tedjo dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa (18/2/2020) malam. Sudjiwo Tedjo Tanggapi Pernyataan Ketua BPIP di ILC: Aku Enggak Bela Kaumnya Pak Jokowi Ya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pernyataan Profesor Yudian Wahyudi, Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), bahwa agama merupakan musuh besar Pancasila, dianggap budayawan Sudjiwo Tedjo tak salah.

Mulanya, Sudjiwo Tedjo mengatakan dirinya sempat menahan diri untuk tidak berkomentar setelah mendengar pernyataan Yudian Wahyudi tersebut.

Namun, ia menegaskan bahwa tidak bermaksud membela pihak pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Selamat malam Pak Karni, jadi ketika hari Rabu tanggal 12 ketika Pak Yudian bilang begitu saya termasuk menahan diri," kata Sudjiwo Tedjo seperti dikutip TribunWow.com dari channel YouTube Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Rabu (19/2/2020).

Lalu, Sudjiwo Tedjo melanjutkan bahwa ia menilai pernyataan Yudian soal agama musuh Pancasila itu tak ada salahnya.

Sudjiwo Tedjo Sindir Sikap Mahfud MD saat Aa Gym Berbicara di Acara ILC

Dapat Nilai 370, Peserta Tes SKD CPNS 2019 di Bandar Lampung Hampir Dipastikan Gagal, Kok Bisa?

Buntut Tema ILC TV One Selasa Malam, Tagar #ILCPanggungProvokasi Jadi Trending Topic Twitter

Kisah Bupati Mengamuk karena Jalannya Rusak oleh Truk Muatan Berlebih, Iti: Enak Aja Lu!

"Jadi apa salahnya menganggap begitu agama musuh terbesar Pancasila, enggak ada yang salah bagi saya."

"Karena dalam perjalanan panjang Pak Suteki itu baik teki itu tapa, meditasi, meditasi yang baik mudah-mudahan, suteki itu teki," jelas Sudjiwo Tedjo.

Ia menilai demikian lantaran agama adalah bagian dari Pancasila.

Sudjiwo Tedjo membenarkan perkataan Ali Ngabalin bahwa agama adalah Pancasila.

"Pancasila dalam perjalanan termasuk dalam Piagam Jakarta akhirnya sudah sejiwa, agama sudah menyatu dengan Pancasila di dalam puncak-puncak sosio kulturalnya bukan peribadatannya."

Halaman
1234
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved