Pecatan Polisi Rampok Sopir Truk di Jalan Lintas Sumatera
Tugasnya saat beraksi, menggeledah barang bawaan korban ketika korban berada di dalam mobil yang mereka bawa.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Guru honor di SMA Negeri di Palembang bernama Angga Apriansyah mengaku ikut melakukan aksi perampokan terhadap sopir truk di jalan lintas.
Tugasnya saat beraksi, menggeledah barang bawaan korban ketika korban berada di dalam mobil yang mereka bawa.
"Sudah ikut tiga kali dan setelah beraksi diberi uang dari Rp 250 ribu sampai Rp 300 ribu," ujar Warga Kecamatan IB I Palembang ini.
Selama waktu itu, mereka berkeliling untuk mencari truk plat luar yang menjadi sasarannya.
Setelah dapat truk yang menjadi sasaran, baru mereka beraksi.
"Saya merasa uang gaji honorer Rp 1,2 juta sebagai guru olahraga kurang. Ketika diajak, makanya saya mau," ungkapnya.
Ditangkap Pulang Mengajar
Tiga perampok spesialis truk yang biasa beraksi di jalan lintas, ditangkap Unit 1 Subdit 3 Jatanras, Ditreskrimum Polda Sumsel.
Dua perampok ditembak polisi karena berupaya melawan ketika akan ditangkap.
Ketiga pelaku ini, ditangkap disejumlah lokasi yang berbeda.
Satu diantara pelaku, ditangkap ketika baru pulang dari pengajar di salah satu SMA Negeri di Palembang.
Guru olahraga honor yang diamankan ini, berdasarkan pengembangan yang dilakukan Unit 1 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda.
Saat ini, ketiganya sudah diamankan di Polda Sumsel untuk dilakukan pengembangan karena masih ada dua pelaku lagi yang buron.
Pecatan Polisi
Selain guru, satu lagi anggota komplotan ini merupakan pecatan anggota Polisi yang terakhir bertugas di Polres OI pada tahun 2017 lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pecatan-polisi-rampok-sopir-truk-di-jalan-lintas-sumatera.jpg)