Tanya Dokter
Tanda-tanda Malaria, Penyebab, Pencegahan dan Cara Obati Malaria
Dokter umum di Bandar Lampung dr Asep Sukohar mengungkapkan, Malaria dapat membahayakan penderitannya andai tidak mendapatkan penanganan yang serius.
Setelah hal tersebut, lanjut Asep Sukohar, biasanya penderita juga akan mengeluarkan banyak keringat dan lemas.
Apa penyebab Malaria?
Asep Sukohar menjelaskan, seseorang akan mengalami Malaria setelah dirinya digigit oleh nyamuk yang memiliki parasit Malaria di tubuh.
Di mana, terus Asep Sukohar, parasit tersebut masuk ke dalam tubuh manusia lewat gigitan.
"Kemudian, parasit ini mengganggu sel-sel darah merah," jelas Asep Sukohar.
Diketahui parasit Malaria memiliki nama Plasmodium.
Apa pengobatan Malaria?
Malaria adalah Penyakit yang tergolong berbahaya.
Maka dari itu, imbuh Asep Sukohar, Malaria harus segera mendapatkan penanganan khusus dan penderitannya harus segera mengonsumsi obat antiMalaria.
Di mana, ucap Asep Sukohar, obat-obatan yang diberikan kepada penderita harus sesuai parasit Malaria yang masuk ke dalam tubuhnya.
Apa pencegahan Malaria?
Asep Sukohar menerangkan, Malaria adalah salah satu Penyakit yang hingga kini belum ditemukan vaksinasi yang tepat.
Walaupun demikian, kata Asep Sukohar, seorang dokter dapat menganjurkan atau memberikan obat antiMalaria kepada orang yang hendak bepergian ke tampat yang rawan terkena Malaria.
Malaria, lanjut Asep Sukohar, juga dapat dicegah dengan memasang kelambu pada tempat tidur.
"Hal itu untuk mencegah nyamuk pembawa Malaria mendekat saat manusia tengah tidur di malam hari," kata Asep Sukohar.
"Penggunaan krim obat oles antinyamuk juga bisa digunakan untuk menghindari gigitan nyamuk pembawa Malaria," tandas Asep Sukohar.
Demikian penjelasan Tanda-tanda Malaria, Penyebab, Pencegahan dan Cara Obati Malaria.(tribunlampung.co.id/tama yudha wiguna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pengertian-leukimia-ciri-ciri-penyebab-dan-pengobatan-leukimia.jpg)