Balita Menjerit Sebut Nama Ibunya saat Dibakar Sang Ayah
Diduga peristiwa tersebut dipicu rasa cemburu Andri terhadap istrinya yang kembali dekat dengan mantan suaminya.
Ia yang panik kemudian meminta tolong seisi rumah mendengar G berteriak sambil menangis memanggil nama ibunya.
"Saksi sempat mendengar benda jatuh dari dalam kamar setelah itu api membesar. Setelah itu, dia dengar anak korban meminta tolong memanggil nama ibunya," kata Khoiri saat dikonfirmasi, Minggu (1/3/2020).
Khoiri menerangkan, saat pintu kamar didobrak anggota keluarga, pihak keluarga langsung mengevakuasi G yang masih sadar kendati sudah mengalami luka bakar parah.
Sedangkan Andri (39) sang ayah, yang sekujur tubuhnya menderita luka bakar masih dalam keadaan tengkurap.
"Setelah pintu dibuka, keluarga langsung menyelamatkan anaknya. Sedangkan ayahnya diselamatkan setelah warga sekitar datang untuk memadamkan api terlebih dahulu," kata Khoiri.
Khoiri menerangkan, saat dievakuasi, kondisi Andri sudah hangus terbakar dan di badannya tercium bau bensin.
"Selanjutnya keduanya langsung dibawa ke RSUD Cengkareng," kata Khoiri. (Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/tkp-driver-ojol-bakar-diri-bersama-anaknya.jpg)