Gunung Merapi Meletus, Semburkan Abu Setinggi 6 Kilometer, Bandara Adi Sumarmo Langsung Ditutup
Kesaksian letusan Merapi datang dari berbagai di lereng gunung via media sosial. Mulai dari Klaten, Dukun, maupun Selo.
Sementara itu pascaletusan pada Selasa pagi, sejumlah wilayah di lereng Merapi mengalami hujan abu.
Hujan abu di antaranya terjadi di wilayah Musuk Boyolali.
Hal itu disampaikan oleh akun Twitter @kurniawanuzy18.
Tak hanya wilayah Boyolali, hujan abu Gunung Merapi juga sampai di wilayah Trangsan, Gatak, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Salah satu warga Trangsan, Iwan Joko S mengatakan hujan abu Gunung Merapi terjadi pada Selasa pagi setelah terjadi erupsi.
Penampakan Merapi Pasca-Erupsi
Berikut ini merupakan penampakan puncak Gunung Merapi pascaerupsi pada Selasa (3/3/2020) pagi sekitar pukul 05.22 WIB pagi ini.
Puncak Gunung Merapi masih mengeluarkan asap putih sulfar pascaerupsi yang memuntahkan kolom abu setinggi 6000 meter.
Pagi ini dari pantauan CCTV di BPPTKG Yogyakarta menunjukkan visual di kawasan puncak sesekali masih tertutup awan.
Terlihat pada papan seismogram, grafik saat erupsi menunjukkan bentangan mencolok dengan intensitas rapat.
Pemantauan puncak Gunung Merapi dari CCTV BPPTKG Yogyakarta, Selasa (3/3/2020).
Penerbangan di Bandara Adi Sumarmo Solo, Jawa Tengah Ditutup
Pemantauan puncak Gunung Merapi dari CCTV BPPTKG Yogyakarta, Selasa (3/3/2020). (TRIBUNJOGJA.COM / Yudha Kristiawan)
Ditjen Perhubungan Darat lakukan penutupan penerbangan di Bandara Adi Sumarmo Solo, Jawa Tengah, terkait adanya erupsi gunung Merapi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto, mengatakan, saat ini pihaknya akan terus memantau aktivitas Gunung Merapi yang dilaporkan erupsi, untuk keselamatan penerbangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/daerah-yang-terdampak-hujan-abu-akibat-erupsi-gunung-merapi.jpg)