Berita Nasional
Pemuda Lampung Bobol 54 ATM, Bawa Jimat agar Tak Ditangkap Polisi
Awalnya, polisi melihat tiga pria mencurigakan berada di bilik ATM di Palmerah, Jakarta Barat, pada Sabtu (29/2/2020).
"Tiga orang tersangka yang diketahui merupakan residivis terpaksa ditembak karena saat dilakukan penangkapan melakukan perlawanan."
"Tersangka tersebut kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk memperoleh pertolongan medis," kata Kanit Krimum Polres Jakbar Iptu Dimitri Mahendra.
Saat diperiksa, komplotan ini meraup uang total hingga Rp 1,2 miliar.
Hal itu setelah 54 kali beraksi dalam dua bulan.
"Setelah dilakukan pemeriksaan terungkap dalam kurun 2 bulan sejak Desember 2019."
"Mereka sudah melakukan kejahatan ini sebanyak 54 kali, dengan total kerugian Rp 1,2 miliar."
"Waktunya cukup singkat, kerugiannya cukup besar dilakukan bersama-sama," ucap Audie.
Dalam sekali beraksi, pelaku bisa mengambil uang di mesin ATM sekitar Rp 10 juta sampai Rp 15 juta.
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya menambahkan, komplotan pembobol ATM kerap mengincar ATM yang lokasinya sepi dari penjagaan petugas.
"Melihat peluang lalu mencongkel dan membobol mesin ATM," kata Arsya.
• Pembobol ATM Asal Lampung Beraksi di Luar Daerah, Kuras Uang Nasabah di Rekening
• Warga Pringsewu Syok Mobilnya Disewa untuk Lakukan Aksi Pencurian: Ini Usaha Saya
• Tahanan Kabur di PN Kotabumi Diduga Panjat Tembok Belakang Gedung
Bawa jimat
Tak hanya membawa peralatan, para pelaku juga membawa jimat.
Jimat tersebut berbentuk minyak dan keris.
Mereka percaya, dengan jimat tersebut, polisi tak akan bisa menangkap.
"Kami temukan dua buah minyak jimat dan satu buah keris," kata Arsya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ekspose-pembobolan-atm-di-polres-jakarta-barat.jpg)