Truk Terguling di Bandar Lampung
Penyebab Truk Terguling di Bypass karena Sopir Tak Lihat Kondisi Jalan
Penyebab truk terguling di Jalan Soekarno Hatta atau jalan bypass pada Selasa (3/3/2020) sore, karena asal parkir tanpa lihat kondisi jalan.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Penyebab truk terguling di Jalan Soekarno Hatta atau jalan bypass pada Selasa (3/3/2020) sore, karena asal parkir tanpa lihat kondisi jalan.
Satu unit truk bernopol BE 9865 CD bermuatan pupuk urea, terguling di jalan bypass sebelum jalan layang atau flyover Kali Balau, Bandar Lampung.
Saksi mata, Koni menyebutkan, truk bernopol tersebut terguling lantaran salah parkir.
"Kalau kejadian sekira pukul 17.00 WIB, tapi memang sopirnya ini yang keliru," ucap Koni, Selasa 3 Maret 2020.
Menurut Koni, sang sopir tidak melihat kondisi bahu jalan yang terdapat gundukan tanah sekitar setengah meter.
• BREAKING NEWS Truk Muatan Pupuk Terguling di Bypass, Arus Lalu Lintas Macet Parah
• Warga Pringsewu Syok Mobilnya Disewa untuk Lakukan Aksi Pencurian: Ini Usaha Saya
• Pengakuan Suami yang Pukuli Istri Pakai Sandal: Setiap Saya Minta Ponselnya Gak Dikasih
• BREAKING NEWS Dua Dump Truk Terguling di Jalinsum Lamsel, 4 Tewas 1 Luka Ringan
"Nah, sudah muatan banyak, main masuk, tanahnya kan gak rata, otomatis terguling," sebutnya.
Koni menambahkan, saat truk terguling, kondisi jalan tidak ada kendaraan yang melintas, sehingga tidak menimbulkan korban.
"Untung (jalan) pas sepi, tapi ya gitu, pupuknya berserakan nutupin jalan," tandasnya.
Truk Terguling
Satu unit truk bernopol BE 9865 CD bermuatan pupuk urea, terguling di Jalan Soekarno Hatta atau jalan bypass sebelum jalan layang atau flyover Kali Balau, Bandar Lampung, Selasa 3 Maret 2020.
Alhasil lalu lintas di jalan bypass, sempat terhambat dan macet lantaran salah satu jalur tertutup karung pupuk.
Peristiwa truk terguling tersebut terjadi sekira pukul 17.00 WIB.
Meski tak memakan korban, namun peristiwa ini membuat kemacetan arus lalu lintas.
Pantauan Tribunlampung.co.id, anggota Satlantas Polresta Bandar Lampung nampak mengatur lalu lintas.
Truk sendiri terguling di sisi jalan arah Panjang ke Rajabasa.
Petugas langsung melakukan evakuasi truk agar tak menghalangi jalan.
Empat tewas dan 1 luka ringan.
Di sisi lain, 2 dump truk sarat muatan terguling di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di KM 24/25 Desa Sukabanjar, Tarahan, Lampung Selatan, Senin (20/1/2020).
Kejadian yang diperkirakan terjadi sekira pukul 11.00 WIB ini memakan korban jiwa, empat orang tewas dan satu korban luka ringan.
Informasi dihimpun, kecelakaan bermula saat truk Hino BG 8197 LR yang dikemudikan Simin (60) melaju dari arah Bakauheni menuju Bandar Lampung.
Sedangkan dari arah berlawanan datang dumptruk Hino BE 9068 BU yang di kemudikan Sumarni (45).
Truk yang dikendalikan Simin hilang kendali dan menabrak Hino tersebut.
Truk terguling dan menghantam sepeda motor BE 5326 OS.
"Korban dibawa ke rumah sakit Bob Bazar Kalianda," ujar Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP Agustinus.
Belum diketahui penyebab kecelakaan, kepolisian setempat sedang melakukan olah TKP. "Anggota masih di lapangan," jelasnya.
Kecelakaan Maut di Jalinsum Penengahan, Mahasiswa Tewas
Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalinsum Lampung Selatan, tepatnya di Kilometer 87/88 Desa Gayam, Kecamatan Penengahan, Kamis (16/1/2020) pagi.
Seorang pengendara sepeda motor tewas dalam peristiwa itu.
Korban bernama Riyan, warga Desa Way Bakak, Bakauheni, Lampung Selatan.
Korban tercatat sebagai mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Bandar Lampung.
Dari informasi yang diperoleh Tribunlampung.co.id, kecelakaan tersebut melibatkan motor yang dikendarai korban dengan satu unit truk.
Wanita Hamil Tewas
Sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur (Jalinpantim) Km 18-19 Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, Minggu (5/1/2020) sekitar pukul 19.00 WIB.
Dalam peristiwa tersebut, seorang wanita yang tengah hamil tua tewas terlindas truk.
Dari informasi yang diperoleh Tribunlampung.co.id, korban bernama Juheriah (21), warga Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan.
Kecelakaan maut itu bermula saat korban bersama suaminya, Wawan, berboncengan sepeda motor Honda Beat dari arah Bakauheni.
Setiba di lokasi kejadian, sepeda motor korban mencoba mendahului truk Hino warna putih B 9143 BYX.
Pada saat bersamaan, dari depan melaju sepeda motor Honda Revo tanpa pelat nomor.
Karena jarak terlalu dekat, sepeda motor korban bersenggolan dengan Honda Revo.
Juheriah terpental dari motor dan terjatuh tepat di bawah truk.
Wanita itu meregang nyawa karena terlindas ban truk.
Sementara suami korban beruntung karena hanya mengalami luka-luka.
Pasca kejadian, sopir truk melarikan diri dengan meninggalkan kendaraannya.
Kasat Lantas Polres Lampung Selatan Ajun Komisaris Polisi Agustinus Rianto membenarkan lakalantas yang terjadi di Jalinpantim Ketapang.
"Benar, kejadiannya semalam," kata Agustinus, Senin (6/1/2020).
Agustinus menjelaskan, saat ini truk tersebut diamankan di sebuah rumah makan di Jalinpantim.
Sementara kunci truk dibawa sopir yang melarikan diri.
Polisi masih mencari sopir tersebut.
Ditabrak Bus
Peristiwa serupa terjadi di Jalinsum Kampung Banjarmasin, Baradatu, Way Kanan, Sabtu (4/1/2020) sekitar pukul 21.00 WIB.
Kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Vixion warna merah tanpa nopol dan bus Sinar Dempo warna merah BG 7027 WR.
Dalam peristiwa itu, satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kanit Laka Polres Way Kanan Ipda Indra Kirana membenarkan lakalantas tersebut.
Akibat kejadian itu, kata Indra, pengendara motor bernama Sopan (25), warga Kampung Gunung Baru, Kecamatan Gunung Labuhan, Way Kanan, meninggal dunia.
Berdasarkan keterangan saksi, sepeda motor yang dikemudikan korban melaju dari arah Gunung Labuhan menuju Baradatu.
Setiba di jalan lurus sedikit menurun, korban hilang kendali sehingga terjatuh.
Pada saat bersamaan, dari arah sama muncul bus Sinar Dempo yang dikemudikan Wendi (35).
Bus menabrak bagian belakang sepeda motor yang sudah terjatuh.
Akibatnya, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan tidak dapat diselamatkan,” kata Indra.
Polisi langsung mengevakuasi kendaraan dan membawanya ke Polres Way Kanan guna penyelidikan lebih lanjut. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa/Joviter Muhammad)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/penyebab-truk-terguling-di-bypass-karena-sopir-tak-lihat-kondisi-jalan.jpg)