Pilkada Serentak 2020

Bawaslu Lampung Sebut Pesawaran Tertinggi Daerah Rawan Politik Uang dan Sara

Pesawaran tercatat memiliki potensi kerawanan pemilu terbesar dari 7 kabupaten/kota lain yang akan menggelar pesta demokrasi pilkada Tahun 2020.

Penulis: kiki adipratama | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama
Ekspose pengawasan Bawaslu Lampung tahun 2020 di Tokopi Leipe, Korpri Bandar Lampung, Rabu (4/3/2020). Bawaslu Lampung Sebut Pesawaran Tertinggi Daerah Rawan Politik Uang dan Sara. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung petakan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) di Lampung.

Hasilnya, Kabupaten Pesawaran tercatat memiliki potensi kerawanan pemilu terbesar dari 7 kabupaten/kota lain yang akan menggelar pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (pilkada) Tahun 2020.

IKP Pesawaran tercatat mencapai 56,34 persen.

Sementara itu, kabupaten lainnya tercatat lebih rendah dari Pesawaran.

Di antaranya, Lampung Tengah 54,30 persen, Lampung Timur 52, 44 persen, Lampung Selatan 50,23 persen, Bandar Lampung 49,41 persen, Kota Metro 47,07 persen, Way Kanan 45,96 persen, dan Pesisir Barat 46,52 persen.

Indeks Kerawanan Pemilu di Lampung, Pesawaran Paling Rawan

Warga Lambar Heboh, Ada Gajah Liar Muncul di Belakang Gedung SD, Polisi: Mohon Tidak Panik

BREAKING NEWS Lakalantas di Bandar Lampung, Sedan BMW Tabrak Motor Petugas Kebersihan

TPS di Kota Metro Bertambah, Pilkada 2020 Jadi 245 TPS

Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah mengatakan, IKP dari pengawas pemilu di 8 kabupaten/kota hasilnya menunjukan Lampung tidak dalam kondisi rawan.

Namun demikian, kata Fatikhatul, ada beberapa kabupaten/kota yang menjadi fokus Bawaslu Lampung untuk pencegahan terhadap potensi kerawanan pemilu.

"Kita tidak masuk dalam kategori rawan, IKP ini bukan satu-satunya alat pencegahan, tapi setidaknya ini menjadi alat identifikasi di titik rawan mana yang akan terjadi di kabupaten ini. Nah, itu yang akan menjadi fokus kita," ungkap Fatikhatul saat ekspose IKP di Tokopie Lepie Jalan Ryacudu Korpri, Bandar Lampung, Rabu (4/3/2020).

Fatikhatul menjelaskan, dari beberapa kabupaten/kota tersebut, Pesawaran menjadi fokus utama dalam pengawasan.

Pasalnya, lanjut Fatikhatul, IKP terbesar menunjukan Pesawaran memiliki potensi paling besar terjadi kecurangan pemilu.

"Kabupaten Pesawaran ini teridentifikasi rawan, ini masuk dalam subjek yang sedang kita tindak lanjuti," sebutnya.

Menurut Fatikhatul, ada beberapa ukuran dalam IKP yang telah didapat dari pengawasan Bawaslu Lampung terhadap 8 kabupaten/kota yang akan menghadapi Pilkada Serentak 2020.

Yakni, pengawasan terhadap pelanggaran kampanye, hak suara, DPT, politik uang, logistik pemilu, netralitas ASN, sara, hasil hitung cepat (quick count), berita hoaks, dan penghitungan suara (tungsura) di TPS.

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Lampung Iskardo menambahkan, khusus Pesawaran menjadi daerah paling tinggi dalam IKP.

Pasalnya, Pesawaran merupakan daerah dengan peta kontestasi politik terbanyak yang diikuti oleh balon kada.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved