Ustaz Adi Hidayat Sikapi Penyebaran Virus Corona: Jangan Jadikan Intrik Politik
Melihat kondisi ini, Ustaz Adi Hidayat memutuskan beberapa hal dalam menyikapi penyebaran virus corona di Indonesia.
Penulis: Wakos Reza Gautama | Editor: wakos reza gautama
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Ustaz Adi Hidayat membatalkan ceramah-ceramahnya sebagai langkah antisipatif penyebaran virus corona.
Seperti diketahui penyebaran virus corona makin masif di belahan dunia, termasuk Indonesia.
Data terbaru hingga Minggu (15/3/2020), sudah ada 117 kasus corona di Indonesia.
Jumlah ini meningkat dari sebelumnya yang hanya 96 kasus.
Melihat kondisi ini, Ustaz Adi Hidayat memutuskan beberapa hal dalam menyikapi penyebaran virus corona di Indonesia.
• Ceramah Ustaz Adi Hidayat - Doa dan Zikir Berlindung dari Virus Corona
• Ustaz Adi Hidayat Sindir Keras Ustaz yang Pasang Tarif dan Haus Popularitas
• Cara Sukses Korea Selatan Turunkan Jumlah Kasus Corona Tanpa Lockdown
• Hal yang Belum Diketahui Para Ahli Mengenai Virus Corona Covid-19
Sikap Ustaz Adi Hidayat ini diumumkan di channel YouTube Adi Hidayat Official berjudul "Respon Dan Himbauan UAH Terkait Pandemi Virus Corona" yang tayang 13 Maret 2020.
"Saya Adi Hidayat dengan ini ingin menyampaikan pernyataan, respons juga imbauan terkait pandemi virus Covid-19 atau kita kenal dengan Corona yang telah mewabah di berbagai belahan dunia," ujar Ustaz Adi Hidayat.
Menurut Ustaz Adi Hidayat kasus virus corona sudah tersebar di lebih dari 100 negara dengan 130 ribu kasus.
"Bahkan menelan 4900 korban yang berujung pada kematian," ucapnya.
Untuk itu, Adi Hidayat mengatakan, ingin bersinergi dengan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona.
Salah satu imbauan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona adalah larangan mengadakan kegiatan yang sifatnya menghadirkan kerumunan massa.
Untuk itu, Ustaz Adi Hidayat mengatakan membatalkan seluruh kegiatan ceramahnya yang sifatnya terbuka.
"Untuk itu saya ingin menyatakan bahwa seluruh kegiatan taklim yang sifatnya terbuka yang saya bina, untuk sementara kita akan tangguhkan sehingga menghadirkan situasi yang kondusif," kata Ustaz Adi Hidayat.
Dengan cara itu, Ustaz Adi Hidayat berharap dirinya bisa berkontribusi menekan penyebaran virus sehingga tidak mudah menular pada kalangan masyarakat.
Tidak menggelar ceramah secara terbuka, Ustaz Adi Hidayat memberikan solusi bagi para jemaahnya yang haus akan ilmu dari Ustaz Adi Hidayat.
Solusinya adalah dengan memberikan ceramah secara online.
"Dengan itu saya juga ingin menyampaikan solusi, bahwa seluruh jadwal taklim yang sedianya akan disampaikan terbuka dalam tabligh akbar atau pengajian-pengajian umum akan dialihkan pada media online yang bisa tersambung dengan komunikasi jarak jauh," tutur Ustaz Adi Hidayat.
Imbau MUI
Pada kesempatan itu, Ustaz Adi Hidayat juga memberikan imbauan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk melakukan kajian khusus terhadap dampak virus covid-19.
Khususnya, kata Ustaz Adi Hidayat, dalam kaitannya pada penunaian ibadah bagi umat Islam di Indonesia.
"Untuk itu kami berharap ada fatwa yang disampaikan MUI terkait tata cara beribadah sebagai dampak penyebaran virus Covid-19 ini khususnya pada tatanan praktis ibadah yang ditunaikan secara berjamaah baik salat berjamaah atau kegiatan-kegiatan lain," ucap Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat juga meminta pemerintah untuk memberikan informasi setransparan mungkin terkait wilayah yang sudah dijangkiti corona.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, informasi itu penting agar masyarakat bisa mengambil langkah antisipatif dengan tidak mendatangi tempat atau wilayah yang terjangkit virus corona.
"Sehingga dengan itu kita bisa mengambil langkah antisipatif yang kuat dengan tidak mendatangi tempat-tempat dimaksud dan juga bisa mengambil langkah antisipasi berinteraksi," katanya.
Bagi Ustaz Adi Hidayat lebih baik menyelamatkan satu nyawa daripada menghasilkan investasi banyak tapi terbuang untuk mengobati virus corona.
"Kami memandang bahwa menyelamatkan satu nyawa lebih berharga dibandingkan menghasilkan investasi cukup banyak namun digunakan untuk mengobati hal-hal berisiko lebih tinggi," tuturnya.
Ustaz Adi Hidayat pun menyatakan dukungannya terhadap setiap langkah pemerintah dalam mengatasi penyebaran virus corona.
Ia juga meminta masyarakat untuk mengikuti setiap imbauan dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan.
"Tentunya terakhir kita berdoa kepada Allah SWT dan meningkatkan ketahanan spiritual kita karena dengan ketahanan spiritual itu akan berpengaruh pada ketenangan jiwa yang berdampak baik bagi tubuh," ujarnya.
"Semoga Allah memberikan hikmah terbaik dari ujian dan musibah ini. meringankan, menyabarkan kita dan memberikan ketahanan dan ketangguhan kepada kita untuk menjad bangsa yang kuat, persaudaraan yang utuh, saling bersinergi satu dengan lainnya," lanjutnya lagi.
Ustaz Adi Hidayat juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu bersinergi denganp pemerintah dalam mengantisipasi virus corona.
Saya berharap seluruh kolega, para ustaz, para ulama dan seluruh masyarakat bangsa Indonesia agar kita bersatu menghadapi musibah ini," kata Ustaz Adi Hidayat.
Ia juga berharap masalah ini jangan dijadikan bahan mencari keuntungan dan intrik politik.
"Dan tidak menjadikan ini sebagai lahan untuk mencari keuntungan dunia atau bagian intrik politik yang justru mempersulit mengatasi pandemi corona," kata Adi Hidayat menutup pembicaraan.
(Tribunlampung.co.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ustaz-adi-hidayat_20180908_214233.jpg)