Virus Corona Bisa Sembuh Sendiri, Kuncinya Imunitas Tubuh dan Faktor Lingkungan, Simak Penjelasannya
Karena menurut spesialis pencegahan infeksi Eli Perencevich, MD, seorang profesor kedokteran dan epidemiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Iowa,
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Berdasarkan data real time yang dikumpulkan John Hopkins University per Selasa (3/3/2020) pukul 18.06 WIB, jumlah kasus terkonfirmasi di seluruh dunia telah mencapai 91.113 kasus.
Dari jumlah kasus yang dilaporkan, tercatat 3.118 kematian.
Meski obat untuk virus corona hingga kini belum ditemukan, sebanyak 48.134 pasien dinyatakan sembuh.
Berdasarkan jumlah tersebut, tingkat kematian rata-rata sementara secara umum adalah sebesar 3,4 persen.
Tak hanya itu, beberapa negara juga mengalami tingkat kesembuhan mencapai 100 persen, di antaranya; Vietnam, Kamboja, Oman, dan Sri Lanka.
Oleh sebab itu, masyarakat diminta tak khawatir dan panik berlebihan menghadapi virus corona.
• Antisipasi Penyebaran Corona, Komisioner KPU Lampung Tak Lakukan Perjalanan Dinas Luar Kota
• 51 Orang di Pesawaran Lewati Masa Pantauan Corona, Pemkab Minta Pelaksanaan KBM di Rumah
• Belajar dari Korea Selatan, Begini Rekomendasi Ilmuwan Diaspora Tangani Corona
Virus corona diketahui memang cukup membuat panik banyak orang.
Di Indonesia sendiri sudah ada kasus 34 Terinfeksi, 2 Orang Sembuh dan 1 dinyatakan meninggal.
Dikabarkan oleh berbagai media, persediaan masker dan hand sanitizer juga ikut menipis.
Bahkan banyak yang mengambil untung dengan cara menimbun menjual barang-barang yang kini langka tersebut dengan harga mahal.
Tak hanya itu, banyak orang berbondong-bondong membeli bahan makanan dan menyetok dengan yang banyak.
Akibatnya, banyak pihak yang justru dirugikan atas perilaku tersebut.
Tetapi kini masyarakat tak perlu khawatir lagi.
Corona Bisa Diatasi
Meski virus corona sangat masif, namun lebih dari 50 persen kasus berhasil sembuh total.