Tribun Lampung Tengah

Dua Jembatan Rusak di Lampung Tengah Tak Kunjung Diperbaiki

Warga di sejumlah kecamatan di Lampung Tengah mengeluhkan akses jembatan penghubung yang tak kunjung mendapatkan perbaikan.

Dokumentasi warga
ilustrasi 

Dua Jembatan Rusak di Lampung Tengah Tak Kunjung Diperbaiki

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TERBANGGI BESAR - Warga di sejumlah kecamatan di Lampung Tengah mengeluhkan akses jembatan penghubung yang tak kunjung mendapatkan perbaikan.

Pasalnya, selain sebagai salah satu akses ekonomi antar kecamatan, kondisi jembatan yang rusak juga sudah berlangsung lama dan kondisinya sangat memprihatinkan.

Salah satu jembatan yang rusak adalah di Kampung Indra Putra Subing di Kecamatan Terbanggi Besar, menuju Kecamatan Seputih Mataram.

"Jembatan Way Udang yang menghubungkan Indra Putra Subing dan Seputih Mataram ini sudah lama rusak. Sampai saat inia tidak ada upaya perbaikan," kata Wagiran, salah seorang warga Indra Putra Subing, Selasa (17/3).

Tak hanya itu, lanjut Wagiran, jalan di kampung tersebut juga masih mengalami kerusakan. Bahkan kondisinya sangat memprihatikan dan tak kunjung mendapat perhatian.

Tarif Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayuagung (Terpeka)

"Jalan-jalan di kampung ini, sudah puluhan tahun tak pernah mendapat perbaikan. Jadi kerusakan (jalan) di sini sudah lama sekali, dan warga mengharapakan adanya perbaikan," tuturnya.

Terpisah, kondisi jembatan rusak juga dikeluhkan warga di Kampung Margorejo Kecamatan Padang Ratu. Menurut warga, jembatan penghubung ke Kampung Sriagung sudah belasan tahun tak tersentuh perbaikan.

"Jembatan di kampung kami (Margorejo), sudah rusak belasan tahun lalu, tapi tak pernah diperbaiki. Padahal jembatan merupakan akses ke Kampung Sriagung," kata Nurdin, salah seorang warga.

Nurdin menyebutkan, jika warga harus menggunakan akses jalan lain, mereka harus berputar puluhan kilometer dan memakan banyak kerugian waktu dan materi.

Untuk itu, baik Wagiran dan Nurdin mengharapkan pemerintah daerah merespon dengan melakukan perbaikan, sehingga masyarakat dapat nyaman melintas dan ekonomi tidak terhambat.(sam)

Penulis: syamsiralam
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved