Video Berita
VIDEO Anggota DPRD Marah-marah Saat Dicek Kesehatan Antisipasi Virus Corona
Video berita Sejumlah anggota DPRD marah saat akan diperiksa kesehatan guna mengantisipasi virus corona. Mereka adalah anggota DPRD Kabupaten Blora.
Penulis: Gusti Amalia | Editor: Daniel Tri Hardanto
"Ada undang-undangnya. Kita tugas dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, bukan TKW kita."
"Mana surat tugasnya. Kita DPR kunjungan ada undang-undangnya. Bukan teroris, bukan nganu," bentak WR.
Sekali lagi, WR tak mau diperiksa kesehatannya dan mempersilakan pemeriksaan kesehatan dilakukan di rumah sakit.
"Kita siap diperiksa di mana saja. Nggak ada surat tugasnya, ayo ke rumah sakit," bentaknya.
"Iya, Pak," tutur salah seorang tim medis Diskes Kabupaten Blora.
Belum sampai melangkah, seorang anggota DPRD Kabupaten Blora yang lain menyahut dengan lantang.
"Njajal Bupatine sesuk prikso (Coba Bupatinya besok periksa)," teriaknya.
Mendengar hal itu, WR pun kembali memanas di hadapan tim medis Diskes Kabupaten Blora.
"Oh iya, saya tanya, jikalau masyarakat dari luar kota masuk ke Blora diperiksa, berarti setiap malam kamu memberhentikan bus luar kota ya?"
"Terus Bupati sekeluarga ke Yogyakarta kamu periksa nggak?"
"Terus Wakil Bupati sekeluarga ke Jakarta kamu periksa enggak?" ujar WR lagi.
Sekali lagi, tim medis Diskes Kabupaten Blora merasa bingung untuk menjawab dan hanya menundukkan kepala.
Informasinya, anggota DPRD Blora tersebut meminta pindah lokasi ke RSUD Cepu.
Namun ketika rombongan tim medis menunggu di halaman RSUD Cepu, bus yang membawa anggota DPRD tersebut tak kunjung datang.
"Meski demikian, kami sudah memeriksa 14 orang yang datang dari Lombok. Hasilnya aman, suhu tubuh normal."