Kasus Corona di Lampung
Imbas Virus Corona, Bisnis Wedding Organizer di Bandar Lampung Hancur Lebur
Sejumlah pemilik bisnis wedding organizer mengaku hancur lebur akibat wabah Covid-19. Bahkan, ada yang mengalami penurunan pendapatan hingga 70 persen
Penulis: ahmad robi ulzikri | Editor: Daniel Tri Hardanto
hk.asiatatler.com
Sejumlah pemilik bisnis wedding organizer di Bandar Lampung mengaku hancur lebur akibat wabah Covid-19. Bahkan, ada yang mengalami penurunan pendapatan hingga 70 persen.
“Kalau sebagian untuk wedding yang acaranya di Maret pertengahan sampai minggu kemarin masih berjalan, meskipun dengan imbauan dan peringatan pencegahan untuk meminimalisasi penyebaran (corona) kepada tamu undangan,” jelas Tony.
Sebagian klien juga memilih tetap melangsungkan pernikahan tanpa ada resepsi.
“Untuk dua project wedding kita di-cancel klien. Artinya, mereka tetap melangsungkan pernikahan sesuai jadwal. Hanya saja tidak memakai resepsi,” pungkas Toni.
Evi Enterprise Wedding Organizer juga mengalami penurunan hingga 50 persen.
“Ada yang cancel, ada yang dijadwal ulang. Penurunannya sekitar 50 persenan. Bahkan beberapa klien juga masih mikir-mikir lagi untuk resepsinya,” terang Evi Yusuf, sang owner. (Tribunlampung.co.id/Ahmad Robi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ilustrasi-pernikahan-44.jpg)