Muncul Hantavirus di China Saat Corona Mewabah di Indonesia
Di tengah pandemi pembunuh koronavirus yang menciptakan ketakutan dunia, virus mematikan lain, Hantavirus muncul di Cina.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Belum selesai virus corona atau Covid-19, muncul wabah Hantavirus di China.
Diketahui, Hantavirus menewaskan seorang pria asal Yunnan di China.
Wartakotalive.com mengutip artikel The Siasat Daily, Hantavirus muncul di China.
Menurut laporan Global Times China, seorang pria dari Provinsi Yunnan meninggal tak lama setelah dinyatakan positif Hantavirus.
• VIDEO Ada 686 Kasus Corona di Indonesia, 30 Sembuh, dan 55 Pasien Meninggal
• Antisipasi Virus Corona, Pasar, Masjid dan Sekolah di Tanggamus Disemprot Cairan Disinfektan
• Prosedur Urus Jenazah Pasien Corona Agar Tidak Menular
Setelah kematiannya yang tidak dapat dijelaskan, Hantavirus membuat komunitas global panik dan menjadi tren di media sosial.
Apa itu hantavirus?
Menurut Centre for Disease and Prevention (CDC), tidak seperti coronavirus yang menyebar di udara, Hantavirus disebabkan oleh tikus.
Hewan pengerat
“Infestasi hewan pengerat di dalam dan sekitar rumah tetap menjadi risiko utama paparan Hantavirus"
"Bahkan orang sehat pun berisiko terkena infeksi HPS jika terpapar virus, ”kata Global Times.
Ini tidak ditularkan dari manusia ke manusia, tetapi lebih dari tikus yang membawa virus dengan manusia.
Doketahui, Hantavirus Dunia Baru dapat menyebabkan hantavirus pulmonary syndrome (HPS).
Sementara Hantavirus Dunia Lama dapat menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal (HFRS).
Gejala
Hantavirus memiliki masa inkubasi yang kecil dan gejalanya hampir mirip dengan coronavirus yang berkembang lebih dari 1 hingga 8 minggu.
Gejala awal untuk Hantavirus Pulmonary Syndrome termasuk demam, sakit kepala, sakit otot terutama di paha, pinggul, punggung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/munculhantavirusdichina-saat-corona-mewabah-di-indonesia.jpg)