Pejabat Pemkot Meninggal dan Langsung Dikuburkan Malam Hari, Seluruh PNS Mendadak Dirumahkan

Pejabat Pemkot Meninggal dan Langsung Dikuburkan Malam Hari, Seluruh PNS Mendadak Dirumahkan

Kompas.com
Pejabat Pemkot Meninggal dan Langsung Dikuburkan Malam Hari, Seluruh PNS Mendadak Dirumahkan. FOTO ilustrasi PNS 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pejabat Pemkot Medan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUP Adam Malik Medan karena demam dan batuk. Jenazah langsung dimakamkan malam hari.

Seluruh PNS di lingkungan Pemkot Medan juga langsung dirumahkan dan libur selama sepekan.

Pejabat yang meninggal adalah Asisten Pemerintahan (Aspek) Kota Medan, Musaddad Nasution.

Musaddad meninggal dunia di RS H Adam Malik Medan, pada hari Rabu (25/3/2020) sekitar pukul 17.00 WIB dan langsung dimakamkan pada Rabu malam.

Pemkot Medan umumkan seluruh ASN di Pemkot Medan diliburkan (bekerja dari rumah) mulai pada Kamis (26/3/2020) hingga 31 Maret 2020.

Musaddad semasa hidupnya merupakan seorang pejabat senior di Pemkot Medan yang diketahui sempat memegang beberapa jabatan, seperti Kasatpol PP dan Asisten Umum Pemkot Medan.

Video Viral Driver Ojol Cek Suhu Tubuh Penumpang dan Berikan Hand Sanitizer, Waspada Virus Corona

Hindari Wabah Corona, Artis Bella Shofie Mengaku Harus Lebai hingga Ngungsi ke Pulau

Penumpang Pesawat Kini Harus Masuk Ruang Khusus Semprot Uap Disinfektan di Bandara Kualanamu

Kabag Humas Pemkot Medan Arrahman Pane mengatakan Musaddad meninggal sekitar pukul 17.00 di RS Adam Malik.

Dikatakannya, Musaddad sempat sesak nafas dan diopname sepulang dari Jakarta.

"Innalillahiwainmalilahi Rojiun, telah meninggal dunia Bapak Mussadad Asisten Pemerintahan Pemko Medan di Rumah Sakit Adam Malik pukul 17.00 WIB," katanya.

Asisten Pemerintahan dan Sosial (Aspem) Setda Kota Medan Musaddad Nasution (kanan) semasa hidupnya di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Senin (14/10/2019) lalu.
Asisten Pemerintahan dan Sosial (Aspem) Setda Kota Medan Musaddad Nasution (kanan) semasa hidupnya di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Senin (14/10/2019) lalu. (TRIBUN MEDAN/HO)

Arrahman tidak mengetahui persis penyakit apa yang dialami, namun dikatakannya Musdaddad sempat diopname karena ada gejala batuk.

"Masuk rumah sakit sesuai info yang didapat hari Senin tanggal 23 Maret 2020, Diopname di rumah sakit Adam Malik, gejala sakit demam batuk," katanya.

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved