Kasus Corona di Lampung
Setop Penyebaran Virus Corona, Bupati Tulangbawang Wacanakan Local Lockdown
Bupati Tulangbawang Winarti merumuskan untuk melakukan pembatasan keluar masuk wilayah Tuba alias local lockdown.
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Noval Andriansyah
Winarti berharap, seluruh pihak instansi vertikal se-Tuba akan terlibat dalam kegiatan kemanusiaan ini.
"Ayo gotong royong untuk mencegah mewabahnya virus corona di Tuba," imbuhnya.
Jika rencana itu diterapkan, Winarti meminta masyarakat tetap tenang.
Winarti memastikan, roda perekonomian di Tuba tetap berjalan sebagaimana biasanya.
"Ini hanya akses keluar masuk Tuba saja yang diperketat, tapi pergerakan ekonomi masyarakat di dalam tetap berjalan, pasar tetap buka," paparnya.
Dia juga memastikan, akan ada penyemprotan desinfektan secara masal di seluruh wilayah Tuba sebelum diberlakukannya pembatasan dan pemeriksaan keluar masuk wilayah.
"Walaupun saat ini sudah dilakukan penyemprotan dan pemantauan ODP di titik-titik rawan."
"Pergerakan ini akan dilakukan oleh seluruh kampung di Tuba, kita bergotong royong mencegah virus Covid-19," terang Winarti.
Dia juga meminta seluruh pihak, mulai dari unsur pemerintah, forkopimda, pihak perusahaan untuk bergerak dengan rakyat bergotong royong memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Tulangbawang.
"Mohon dukungan semua pihak akan rencana ini."
"Jika sietem ini diterapkan, tetap memperbolehkan petani, pedagang, buruh harian untuk menjalankan aktivitas sehari-hari."
"Dengan catatan, tetap mengedepankan protokol kesehatan dan menjalankan maklumat polri," tandas Winarti. (Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnain)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/bupati-winarti-saat-rapat-bersama-unsur-forkopimda.jpg)