Kasus Corona di Indonesia

Tarif Listrik Gratis 3 Bulan ke Depan, Bagaimana Pelanggan Listrik Token? Berikut Penjelasan PLN

Kebijakan gratis bayar listrik yang diberikan imbas pandemi virus corona atau Covid-19, dipastikan berlaku untuk pelanggan PLN prabayar dan pascabayar

Tribunlampung.co.id/Noval Andriansyah
Ilustrasi Meteran Listrik Token - Tarif Listrik Gratis 3 Bulan ke Depan, Bagaimana Pelanggan Listrik Token? Berikut Penjelasan PLN. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kebijakan gratis bayar listrik yang diberikan atas imbas pandemi virus corona atau Covid-19, dipastikan berlaku untuk pelanggan PLN prabayar dan pascabayar.

Namun demikian, belum ada mekanisme pasti, khusus untuk pelanggan listrik token prabayar.

Saat ini, PT PLN (Persero) masih melakukan kajian-kajian dan mencari solusi bagi para pelanggan PLN prabayar.

PT PLN (Persero) siap mengikuti instruksi Presiden Joko Widodo untuk membebaskan biaya listrik pelanggan golongan 450 volt ampere (VA) selama 3 bulan ke depan.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN I Made Suprateka mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pembahasan terkait skema pembebasan listrik bagi pengguna prabayar atau yang menggunakan meteran listrik token.

Gratis Bayar Listrik 3 Bulan, PLN Distribusi Lampung Tunggu Juklak dari Pusat

Gara-gara Wabah Corona, Nilai Tukar Rupiah Bisa Rp 20.000, Menkeu Sri Mulyani: Akan Diantisipasi

Tips Kurangi Risiko Terpapar Virus Corona Serta Cara Pencegahan Covid-19, Lengkap dengan Poster

 Jokowi: Gratis Bayar Listrik untuk 3 Bulan

"Untuk yang pelanggan prabayar 450 VA, sedang kita siapkan berbagai solusi dengan berbagai mekanisme," ujar Made, Rabu (1/4/2020).

Lebih lanjut, PLN membuka opsi skema pembebasan tarif listrik token prabayar dengan menghitung rata-rata konsumsi listrik per bulan.

PLN mencatat, rata-rata besaran penggunaan listrik pelanggan 450 VA mencapai 70 kWh per bulan.

Dengan demikian, pembebasan pembelian token akan berlaku bagi pelanggan yang konsumsi listriknya 70 kWh per bulan.

"Bila batasan tersebut disepakati bersama, maka bisa saja pelanggan 450 VA yang beli token lebih dari 100 kWh," katanya.

Sementara itu, untuk skema pembebasan pelangan pascabayar disebut akan diberlakukan dengan lebih mudah.

Halaman
1234
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved