Berita Nasional

Skema Mudik Lebaran 2020 Imbas Covid-19, Presiden Jokowi Akan Ganti Hari Libur Idul Fitri 1441 H

Presiden Jokowi mengusulkan mengganti jadwal mudik Lebaran 2020 di hari libur nasional seusai Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

YouTube Sekretariat Presiden
Ilustrasi Presiden Joko Widodo. Skema Mudik Lebaran 2020 Imbas Covid-19, Presiden Jokowi Akan Ganti Hari Libur Idul Fitri 1441 H. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan mengganti jadwal mudik Lebaran 2020 di hari libur nasional seusai Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Hal tersebut diusulkan Presiden Jokowi untuk menenangkan masyarakat, yang berpotensi tak bisa mudik Lebaran 2020 di tengah wabah virus corona atau Covid-19.

"Saya melihat ini, untuk mudik ini, dalam rangka menenangkan masyarakat. Mungkin alternatif mengganti hari libur nasional di lain hari untuk hari raya. Ini mungkin bisa dibicarakan," ujar Presiden Jokowi saat membuka rapat terbatas soal mudik melalui sambungan konferensi video, sebagaimana dilansir Kompas.com, Kamis (2/4/2020).

Ia juga mengusulkan nantinya, pada hari libur pengganti mudik itu, pemerintah akan menyediakan fasilitas dan infrastruktur khusus mudik, sebagaimana dilaksanakan di kala mudik Lebaran.

Nantinya, pemerintah daerah bisa menggratiskan tempat-tempat wisata milik mereka, agar ramai dikunjungi masyarakat.

 Presiden Jokowi Akhirnya Buka Suara, Ungkap Alasan Tak Mau Lockdown dalam Tangani Virus Corona

 Hasil Modelling, Menteri Luhut Sebut Virus Corona Tak Mampu Bertahan di Cuaca Indonesia

Mengaku Disemprot Disinfektan sampai 32 Kali Sehari, Tukang Antar Gas Pilih Berhenti Kerja

Dampak Covid-19, Presiden Jokowi Akan Ubah Hari Libur Idul Fitri Agar Warga Bisa Mudik Lebaran 2020

"Saya kira kalau skenario-skenario tersebut dilakukan, kita bisa memberikan sedikit ketenangan pada masyarakat," lanjut Presiden Jokowi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 405,1 triliun untuk penanganan Virus Corona.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 405,1 triliun untuk penanganan Virus Corona. (Youtube/Sekretariat Presiden)

Sebelumnya, Wakil Presiden Maruf Amin menyebutkan, pemerintah tengah merampungkan peraturan pemerintah (PP) terkait mudik Lebaran 2020.

PP itu akan mengatur pergerakan orang saat pulang kampung, untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

PP tersebut, kata dia, akan memperkuat imbauan pemerintah melarang masyarakat untuk mudik ke kampung halaman di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

"PP-nya sedang dirumuskan mungkin dua hari lagi tentang masalah mudik itu," ujar Maruf Amin dalam konferensi pers melalui video conference, Selasa (31/3/2020).

"Tapi yang jelas, kami meminta masyarakat untuk tidak mudik sebab risikonya besar sekali," lanjut dia.

Ia mengatakan, sebagaimana anjuran agama Islam bahwa saat melakukan sesuatu yang diyakini dapat menimbulkan bahaya bagi dirinya atau orang lain adalah dilarang bahkan cenderung diharamkan.

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved