Kasus Corona di Indonesia

Presiden Jokowi Akhirnya Buka Suara, Ungkap Alasan Tak Mau Lockdown dalam Tangani Virus Corona

Presiden Jokowi akhirnya buka suara alasan dirinya tak membuat kebijakan lockdown, sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Ilustrasi Presiden Joko Widodo. Presiden Jokowi Akhirnya Buka Suara, Ungkap Alasan Tak Mau Lockdown dalam Tangani Virus Corona. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BATAM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya buka suara mengenai alasan dirinya tak membuat kebijakan lockdown atau karantina wilayah, sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Menurut Presiden Jokowi, lockdown tidak menjadi pilihan karena akan mengganggu perekonomian.

Hal tersebut disampaikan Jokowi seusai meninjau pembangunan rumah sakit darurat Covid-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (1/4/2020).

"Lockdown itu apa sih? Orang enggak boleh keluar rumah, transprotasi harus semua berhenti, baik itu bus, kendaraan pribadi, sepeda mobil, kereta api, pesawat berhenti semuanya. Kegiatan-kegiatan kantor semua dihentikan. Kan kita tidak mengambil jalan yang itu," kata Presiden Jokowi, sebagaimana dilansir Kompas.com.

"Kita ingin tetap aktivitas ekonomi ada, tapi masyarakat kita semua harus jaga jarak aman, social distancing, physical distancing itu yang paling penting," sambungnya.

Manfaatkan Wabah Virus Corona, Mahasiswi Terjerat Kasus Penipuan Jual Masker Murah Rp 28 Juta

Cara Dapat Token Listrik Gratis, 24 Juta Pelanggan PLN 450 VA Pakai Listrik Gratis Selama 3 Bulan

Niat Menggertak Berujung Tragis, Wanita Muda Alami Luka Bakar Serius Meninggal di Rumah Sakit

Pria Wonogiri Pulang Kampung Takut Wabah Corona, Malah Pergoki Istri Selingkuh dengan Kades

Karena itu, Jokowi lebih memilih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dengan skema PSBB, aktivitas perekonomian tetap berjalan.

Namun tetap, ada sejumlah pembatasan demi mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Misalnya, penerapan bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah di daerah yang rawan.

Masyarakat yang terpaksa keluar rumah juga diingatkan untuk disiplin menjaga jarak satu sama lain.

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved