Virus Corona
Perampok Emas 3 Kg Meninggal karena Positif Covid-19 di Jakarta
Seorang perampok meninggal karena positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 di Jakarta.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Seorang Perampok meninggal karena positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 di Jakarta.
Tersangka berinisial WA alias AG (67) tersebut melakukan perampokan toko emas di wilayah Tamansari, Jakarta Barat.
Sebelum meninggal dunia, WA sudah terlebih dahulu sakit dengan penyakit diabetes yang dideritanya.
Dia sempat dirawat di RS Polri Kramat Jati.
Dilansir Kompas.com, ia akhirnya ketahuan terinfeksi virus corona atau Covid-19.
• Restoran Milik Artis Tamara Bleszynski Tak Lagi Layani Pembeli Makan di Tempat Akibat Wabah Covid-19
• Bayi di Sumsel Meninggal Digendong Petugas Medis Pakai APD, Ini Fakta yang Terjadi
• Juragan Sembako Tewas Dirampok, Para Pelaku Masih Remaja Menamakan Diri Gang Teras
• Bocah 6 Tahun di Makassar Sumbang Uang Tabungan di Celengan Buat Beli APD Bagi Tenaga Medis
Akibat WA yang baru ketahuan positif coroa itu, sejumlah aparat kepolisian yang berkontak erat dengan WA harus menjalani isolasi.
Berikut, kronologis penangkapan perampok toko emas hingga akhirnya dia diketahui positif virus corona atau Covid-19.
1. Seusai ditangkap WA dirawat di RS Polri
Unit Satreskrim Polres Metro Jakbar sudah memindahkan WA dari ruang tahanan Polres ke RS Polri di Kramat Jati sejak 3 Maret 2020.
Ketika itu, WA sakit diabetes.
Pemindahan itu tepat sehari setelah penangkapannya pada tanggal 2 Maret 2020.
Saat penangkapan dilakukan, WA berusaha melawan.
Polisi akhirnya menembak kaki WA agar tidak lari.
"Dari 3 Maret (dipindahkan), waktu awal ditahan di Polres habis itu 3 Maret 2020 kami bawa ke sana, RS Polri Kramat Jati," kata Kasatreskrim Polres Metro Jakbar Teuku Arsya K saat dihubungi, Jumat (3/4/2020).
2. Sebulan jalani perawatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/perampok-emas-3-kg-meninggal-karena-positif-covid-19-di-jakarta.jpg)