Kasus Corona di Lampung
Pasien 13 di Lampung Meninggal Dunia, Hanya Beberapa Jam Setelah Istrinya
Kali ini pasien 13 berusia 63 tahun asal Bandar Lampung meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), Rabu (8/4/2020) malam.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Artinya, saat ini di Lampung ada 18 pasien terkonfirmasi positif corona.
Reihana menjelaskan, keduanya memiliki riwayat perjalanan yang sama, yakni pernah menghadiri acara di Gowa, Sulawesi Selatan, pada Maret 2020 lalu.
Pasien 17 ini ada seorang pria berumur 29 tahun.
Sedangkan pasien 18 juga pria berumur 52 tahun.
Reihana mengatakan, pasien 17 pernah melakukan perjalanan ke daerah pandemi corona.
Ia pernah ke Papua selama tiga bulan.
Selanjutnya pada 18-24 Maret 2020 berada di Gowa, Sulawesi Selatan untuk menghadiri tabligh akbar se-Asia.
Lalu dilanjutkan perjalanan ke Ancol, Jakarta Utara, pada 25 Maret 2020 lalu menuju pesantren.
"Ia tiba di Lampung Utara pada 26 Maret dengan menggunakan bus Damri," kata Kadiskes Lampung ini, Kamis (9/4/2020).
Ia telah memeriksakan kondisinya di Puskesmas Kotabumi.
"Pada 6 April melakukan rapit test. Memang hasil swab-nya positif. Tetapi sehat, tak ada keluhan," tambahnya.
Sementara pasien 18 juga melakukan perjalanan ke Gowa dengan menggunakan kapal pada 18-23 Maret 2020.
Pada 2 April dilakukan tes dan hasilnya reaktif positif dan OTG.
"Saat ini keduanya dirawat di Asrama Haji Lampung Utara," terang Reihana.
Hingga saat ini, di Lampung ada 2.183 ODP dan 47 PDP.